02 August 2019, 07:45 WIB

Maut Menjauh dari sang Balita


Sumantri/X-4 | Megapolitan

ANTARA/MUHAMMAD IQBAL
 ANTARA/MUHAMMAD IQBAL
Warga menggendong Aisyah yang selamat dalam sebuah kecelakaan truk pengangkut tanah menimpa minibus.

MENTARI baru bersiap menyapa pagi, kemarin. Namun, warga di Jalan Imam Bonjol (dekat showroom mobil Toyota), Cibodas, Kota Tangerang, Banten, sudah dikejutkan dengan kecelakaan lalu lintas. Truk Hino B 9927 TYY yang bermuatan tanah merah terguling dan menimpa taksi daring (online) Daihatsu Sigra B 1932 COE. Empat orang di dalam mobil putih tersebut tewas. Hanya bayi berusia 11 bulan yang lolos dari maut.

Korban yang tewas ialah Fatmawati, 40, (ibu sang bayi), beserta dua kerabatnya, Wandi, 22, dan Nanda Saputra, 24, termasuk sopir taksi daring itu, Edi, 45.

Peristiwa nahas terjadi pukul 05.30 WIB. Ketiga korban yang merupakan pedagang pakaian di Pasar Malabar sedianya akan pergi ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk berbelanja barang dagangan.

Dengan menggendong Aisyah yang baru berusia 11 bulan, Fatmawati beserta Wandi dan Nanda memesan sebuah taksi daring yang dikemudikan Edi, warga Perumahan Vila Taman Cibodas, Blok M-2/3 RT 05/II, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang.

Setelah taksi daring itu tiba, mereka langsung berangkat menuju Pasar Tanah Abang melalui pintu Tol Karawaci. Namun, ketika mereka melintas di Jalan Imam Bonjol, tiba-tiba dari arah berlawanan melaju truk Hino B 9927 TYY bermuatan tanah merah menyerempetnya.

Karena truk bermuatan penuh, sopir truk tidak bisa mengendalikan kendaraannya sehinggga terguling dan menimpa mobil Daihatsu Sigra. Parahnya lagi, tanah merah yang diangkut tumpah dan menimbun badan mobil tersebut sehingga menyulitkan warga untuk mengevakuasi korban.

Warga dibantu BPBD Kota Tangerang bekerja keras untuk mengevakuasi korban. Setelah sebagian tanah merah disingkirkan dari mobil Sigra, warga melihat Fatmawati masih bergerak dan minta tolong agar anak yang dipangkunya diselamatkan.

"Tolongin anak saya," kata Fatmawati, dengan suara berat, seperti dikutip Ade, warga sekitar yang mengevakuasi korban.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Ajun Komisaris Isa Anshori mengatakan keempat korban meninggal dunia karena tergencet atap minibus yang tertimpa truk.

Sementara itu, sopir truk yang melarikan diri masih dalam pengejaran petugas.

"Kami sudah mengidentifikasi dan segera menangkap sopir truk itu," ujar Isa.

Ia menduga sopir truk mengantuk sehingga menyerempet minibus tersebut. (Sumantri/X-4)

BERITA TERKAIT