31 July 2019, 08:05 WIB

Surya Jenguk Buya Syafii Sampaikan Kekaguman


Ardi Teristi | Politik dan Hukum

KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh menjenguk mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif (Buya Syafii) di kediamannya di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, kemarin.

Selain menjenguk Buya Syafii yang baru pulang dari rumah sakit, Surya juga berbincang sejumlah hal, salah satunya kondisi bangsa saat ini.

"Saya tanya bagaimana kondisi Buya, sehat, sudah aktivitas. Saya katakan, 'bagaimana perasaan hati nengok perjalanan hidup kebangsaan ini?', Buya bilang 'saya galau'. Saya ikut Buya, 'saya juga galau'," kata Surya menirukan perbincangannya dengan Buya Syafii.

"Tapi bukan berarti kami pesimistis, tugas kami tetap mengambil pikiran-pikiran beliau. Tetap, optimisme harus terjaga, tapi objektivitas itu tak boleh dimanipulasi, fakta dan realitas yang ada," lanjutnya.

Surya menuturkan kedatangannya menjenguk Buya sekaligus menemui senior. Ia menyatakan Buya ialah salah satu sosok yang dikaguminya. "Saya berkunjung kepada senior yang saya kagumi. Amat saya kagumi dalam pemahaman dan pengenalan yang relatif cukup lama. Kekaguman itu masih tetap ada pada diri saya terhadap yang namanya Buya Syafii Maarif."

Surya mengatakan tak terlalu banyak mengagumi orang. Ia mengaku dengan jujur mengenal sosok anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu.

Surya menjelaskan Buya Syafii menjadi sosok tokoh yang memiliki prinsip hidup dan berfilosofi dalam memberikan pencerahan pada kehidupan berbangsa serta bernegara. "Kita memerlukan sekali Buya yang sehat. Buya yang terus dari waktu ke waktu mengikuti perjalanan, mengikuti kebangsaan kita."

Ia menjelaskan Buya Syafii juga sosok penting bagi NasDem. Buya merupakan salah satu deklarator ormas NasDem bersama tokoh-tokoh lain seperti Anies Baswedan, Sri Sultan HB X, Basuki Tjahaja Purnama, dan Khofifah Indar Parawansa.

Buya Syafii Maarif menyambut baik kunjungan Surya Paloh dan jajaran petinggi Partai NasDem.

Buya Syafii mengatakan partai besar dan politisi saat ini sebagian besar tidak memikirkan bangsa dan negara.

"Siapa yang memikirkan bangsa dan negara? Tampaknya teman ini (Surya) yang termasuk memikirkan bangsa dan negara. Mudah-mudahan partai ini juga ikut dia. Jika tidak, berantakan bangsa ini," ujar Buya. (AT/X-10)

BERITA TERKAIT