30 July 2019, 21:42 WIB

Tokopedia Bantah Berkantor Pusat di Singapura


Antara | Ekonomi

ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah
 ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah
Ilustrasi

TOKOPEDIA, salah satu unicorn asal Indonesia menegaskan bahwa induk perusahaan tersebut berada di Indonesia.

Hal itu ditegaskan menyusul pemberitaan sebelumnya tentang pernyataan Kepala BKPM Thomas Lembong yang menjelaskan mengenai klaim Singapura atas empat unicorn Indonesia.

“Kami tidak mempunyai induk perusahaan di negara lain. PT Tokopedia sejak awal selalu beroperasi di Indonesia. Kami hanya memiliki anak perusahaan kecil di Singapura untuk mendukung sebagian upaya riset dan pengembangan induk perusahaan Tokopedia yang ada di Indonesia,” kata VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Nuraini menjelaskan sejak awal Tokopedia didirikan selaku Perusahaan Terbatas (PT) di Indonesia.Tokopedia sendiri saat ini terdaftar sebagai Penanaman Modal Asing (PMA) dengan mendapatkan seluruh perizinan dari BKPM.

“Kami juga berkomitmen untuk terus menjadi perusahaan Indonesia dan menaati seluruh peraturan dan ketentuan yang berlaku di Indonesia,” imbuhnya.

Baca juga: Gojek dan Perusahaan Unicorn-Decacorn RI Diklaim Singapura

Seluruh penanaman modal terhadap Tokopedia masuk ke Indonesia sebagai penanaman modal langsung (FDI).

“Jadi seluruh investasi yang diterima Tokopedia masuk melalui induk perusahaan kami di Indonesia,” pungkas Nuraini.

Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong mengungkapkan empat perusahaan rintis (startup) Tanah Air yang telah menyandang status unicorn dan decacorn, salah satunya Gojek, diklaim sebagai milik Singapura.

Klaim tersebut dimuat dalam sebuah riset yang dilakukan Google-Temasek. "Jadi ada tabel tentang Unicorn ASEAN. Di situ disebut Indonesia punya nol, Singapura punya empat. Padahal, faktanya, empat itu punya kita," ujar Lembong di kantornya, Jakarta, Selasa (30/7).

Setelah ditelisik, lanjutnya, klaim tersebut didasarkan pada lokasi perusahaan induk keempat startup tersebut yang dibangun di Negeri Singa.(OL-4)

BERITA TERKAIT