30 July 2019, 08:05 WIB

JK Dorong Lebih Banyak lagi Muslimah Jadi Pengusaha


Dro/X-8 | Nusantara

WAKIL Presiden Jusuf Kalla mengungkapkan bahwa sejak dahulu muslimah memiliki peran yang luar biasa, khususnya dalam mendukung keluarga, termasuk di dunia usaha.

"Islam itu didukung kemampuan berusaha, tanpa pengusaha sulit mengembangkan agama ini ke depan. Tokoh pertama yang memberikan contoh mendukung Islam itu pengusaha Siti Khodijah," tutur Kalla saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) di Jakarta, kemarin.

Indonesia pun, imbuh Wapres, merupakan salah satu negara yang memberikan penghormatan kepada muslimah pengusaha dengan mengabadikannya sebagai nama jalan besar di Jakarta, yakni Jalan Rasuna Said. "Setahu saya tidak ada nama jalan pengusaha (Islam) laki-laki di Jakarta."

Lebih lanjut Kalla menceritakan bagaimana dirinya dapat mencapai posisi saat ini dengan berbagai dukungan dari muslimah pengusaha, yakni sang ibu dan sang istri.

"Saya di Jakarta ini, kalau dihitung penghasilan sebagai wapres, tidak bisa berjalan dengan baik tanpa dukungan istri yang juga pengusaha, gitu kan? Jadi, biaya keluarga lebih banyak didukung penghasilan istri saya sebagai pengusaha," tutur Kalla.

Wapres menilai di era modern kesempatan muslimah untuk menjadi pengusaha jauh lebih besar. Ada dua faktor yang memungkinkannya, yaitu pendidikan dan kemajuan teknologi.

Jika dulu ibu-ibu perlu waktu hingga 6 jam untuk mengurus tugas rumah tangga, jelas JK, saat ini dengan teknologi, waktu yang dibutuhkan bisa dipangkas. Karena itu, sisa waktu yang lebih banyak harus dimanfaatkan untuk menjadi pengusaha. "Jangan untuk sesuatu yang tidak produktif seperti bergosip."

Kalla mengingatkan, tanpa ada pekerjaan, mustahil negara bisa maju dan menggerakkan perekonomian. "Harapan saya, Ipemi dapat memajukan usaha para anggotanya dan mengajak muslimah lainnya sehingga dapat memajukan kita."

Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil menyatakan Rakernas IV Ipemi diselenggarakan untuk memberikan pelatihan serta bertukar pikiran antarmuslimah pengusaha. Dia berharap Ipemi mampu meningkatkan peran dan fungsi strategis dalam membantu pengembangan usaha para muslimah untuk mendukung pembangunan nasional. (Dro/X-8)

BERITA TERKAIT