29 July 2019, 09:55 WIB

Prabowo Jangan Cuma Kejar Kekuasaan


Micom/Ant/P-3 | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
 ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sabtu (13/7/2019). 

ANGGOTA Dewan Pembina Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri menyarankan agar Prabowo Subianto tidak hanya fokus mengejar kekuasaan, tapi juga mencurahkan perhatian untuk menyelesaikan persoalan bangsa.

"Jadi, bukan masalah kekuasaan, masalah jabatan, bukan ke sana pemikiran awal. Pemikiran utama kita bagaimana menyelamatkan kebangsaan kita ke depan," ujarnya seusai menerima Prabowo di kediamannya, Sabtu (27/7) malam.

Rachmawati menyebut anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Gerindra sejak awal ialah menjalankan ajaran Trisakti Bung Karno. Karena itu, Gerindra harus melihat sistem yang ada saat ini secara antitesis sehingga dibutuhkan pemikiran dan gagasan untuk menyelematkan bangsa.

Lebih lanjut, dia mempersilakan jika pemikiran Gerindra tersebut diadopsi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ia meyakini pemerintahan Jokowi-Amin tahu cara mengatasi persoalan yang tengah dihadapi bangsa ini.

"Kami sebagai warga negara yang baik berbagi pemikiran karena hak warga menyatakan pendapat. Oposisi dalam sistem demokrasi kita tidak ada," ujarnya.

Parabowo menyambangi kediaman Rachmawati untuk membahas hasil pertemuannya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada Rabu (24/7). "Oh ya, tentu (dibicarakan hasil pertemuan Prabowo dengan Megawati), kan sudah disampaikan kepada saya sebelum pertemuan itu," kata adik kandung Megawati itu.

Kepada Rachmawati, Prabowo menjelaskan bahwa dia diundang untuk silaturahim dengan Megawati. Prabowo pun memenuhi undangan tersebut.

Rachmawati mengatakan pertemuan Prabowo dengan Megawati sama halnya dengan pertemuan Prabowo dengan presiden terpilih Joko Widodo pada Sabtu (13/7) . Menurut dia, pembicaraan antara Jokowi dan Prabowo dalam pertemuan itu berkonten ringan, bukan membicarakan arah koalisi Gerindra ke depan.

Ia mengaku menyajikan nasi liwet untuk Prabowo dalam pertemuan tersebut karena merupakan menu yang disukai mantan Danjen Kopassus itu. (Micom/Ant/P-3)

BERITA TERKAIT