25 July 2019, 17:35 WIB

PDIP Nyatakan belum Ada Pembicaraan Soal MPR dengan Gerindra


Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/
 ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/
Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga 

SALAH satu dugaan pembahasan dalam pertemuan Megawati dengan Prabowo yakni mengenai paket pimpinan MPR. PDI Perjuangan disebutkan akan bergabung dengan Gerindra untuk membentuk paket pimpinan MPR.

Menanggapi hal itu, Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga mengatakan pertemuan Megawati dan Prabowo hanya pertemuan biasa antarketua partai. Keduanya memang sudah berencana bertemu sejak lama untuk memperlihatkan kepada publik, hubungan mereka baik-baik saja.

"Kalau lihat gestur kemarin jangan lah kita berprasangka, katakan hanya soal cerita kursi, transaksional, tidak seperti itu," ujar Eriko di gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/7).

Eriko menegaskan, belum ada pembahasan atau keputusan partai terkait paket pimpinan MPR. Termasuk setelah dilakukannya pertemuan antara Megawati dengan Prabowo.

Eriko mengatakan, pada dasarnya terkait paket pimpinan MPR itu kembali pada keputusan masing-masing parpol. Masih sama seperti sebelumnya, PDIP akan lebih dulu berdiskusi dengan partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) sebelum menentukan paket pimpinan MPR.

"Soal di parlemen itu hak masing-masing parpol koalisi pemerintah, kalau misalnya ingin bergabung kan tentu akan menyampaikan, ibaratnya harus kedua belah pihak. Kami tentu akan sampaikan ke KIK, ada PKB, NasDem, Golkar, PPP," tutur Eriko.

Baca juga: Gerindra Bantah Prabowo Minta Jatah Ketua MPR ke Megawati

Eriko membantah ada sesuatu yang spesial akan dilakukan PDIP dengan Gerindra setelah pertemuan tersebut. Megawati juga rencananya akan melakukan pertemuan dengan ketua-ketua partai lain.

Ia juga membantah hubungan PDIP dengan partai lain di KIK merenggang. Ketidakhadiran Megawati dalam pertemuan yang dilakukan ketua umum NasDem, PPP, PKB, dan Golkar bukan karena ada kerenggangan hubungan di KIK, khususnya dengan NasDem. Melainkan karena Megawati tengah berada di luar kota.

"Nanti kan dengan semua ketua umum," tutur Eriko.(OL-5)

BERITA TERKAIT