23 July 2019, 12:07 WIB

Korban Pesawat Latih Ditemukan Tak Bernyawa


Nurul Hidayah | Nusantara

Antara
 Antara
Petugas gabungan mengevakuasi jenazah korban pesawat Cessna yang jatuh di Sungai Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (23/7). 

KORBAN pesawat latih yang jatuh di Sungai Rambatan Cimanuk, Desa Lamarantarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak lagi bernyawa.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban yang hanyut terbawa arus Sungai Rambatan Cimanuk atas nama Salman Alfarizi,24 berhasil ditemukan tim gabungan dalam kondisi tidak lagi bernyawa pada Selasa (23/7) sekitar pukul 09.35 WIB.

"Jenazah ditemukan tidak jauh dari lokasi jatuhnya pesawat," ungkap Kapolres Indramayu, AKBP M. Yoris MY  Marzuki, Selasa (23/7).

Jasad Salman ditemukan hanya berjarak sekitar 50 meter dari jatuhnya  pesawat latih tersebut. Dengan ditemukannya jenazah Salman, berarti seluruh korban jatuhnya  pesawat latih Cessna telah berhasil ditemukan.

"Untuk korban Arthur Arfa saat ini telah dibawa ke rumah sakit di Jakarta," ungkap Yoris.

Sebelumnya setelah berhasil selamat, Arthur Arfa sempat menjalani perawatan di RSUD Indramayu. Sedangkan jenazah Salman Alfarizi sudah dibawa ke RS Bhayangkara Indramayu untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain melibatkan tim gabungan, upaya pencarian juga mengerahkan 5 rubber boat untuk melakukan penyisiran, termasuk perahu-perahu nelayan. Sebanyak 6 penyelam bahkan diterjunkan untuk melakukan pencarian. Penyelam tersebut berasal dari SAR Bandung, Polair Polda Jabar serta penyelam dari Brimob.

Seperti  diberitakan sebelumnya, pesawat latih jenis Cessna 172 Call PK-WUG dilaporkan jatuh di Sungai Cimanuk Lamarantarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu pada Senin (22/7) sekitar pukul 14.50 WIB.

baca juga: Gubernur Kalsel Minta Kabupaten/Kota Siaga Karhutla

Menurut penuturan Carinih, seorang saksi yang tengah berada di sawah, mendengar suara keras, lalu ada pesawat yang oleng dan menabrak kabel listrik. Pesawat itu kemudian jatuh ke sungai. Dua orang keluar dari dalam pesawat, namun seorang warga hanya bisa membantu satu orang yaitu atas nama Arthur Arfa. Sedangkan seorang lainnya atas nama Salman Alfarizi hanyut terbawa arus sungai Cimanuk. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT