21 July 2019, 15:35 WIB

Pesantren dan Madrasah Harus Jadi Benteng Utama NKRI


Thomas Harming Suwarta | Humaniora

MI/M. Irfan
 MI/M. Irfan
 Ace Hasan Syadzily 

POLITIKUS Golkar Ace Hasan Syadzily mengapresiasi langkah cepat Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang segera melakukan investigasi adanya temuan pengibaran bendera tauhid di Madrasah Aliyah Negeri I Sukabumi, Jawa Barat. Anggota Komisi VIII DPR RI itu mendorong agar pesantren dan madrasah harus menjadi benteng tegaknya NKRI.

"Terima kasih atas perhatiannya Pak Menag @lukmansaifuddin soal adanya potensi radikalisme yg masuk ke lembaga pendidikan patut diantisipasi semenjak dini. Kami sangat berharap Pesantren & Madrasah merupakan benteng utama tegaknya NKRI. Terima kasih Pak Menag," cuit Ace melalui akun Twitter-nya @acehasan76 merespons Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Sebelumnya, Menag Lukman Hakim Saifuddin mengaku sudah mendapatkan informasi terkait adanya kegiatan siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Sukabumi yang mengibarkan bendera diduga milik organisasi kemasyarakatan terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).


Baca juga: Warisan Buruk Karhutla sudah Dikoreksi Besar-besaran


"Sejak semalam sudah ada tim khusus dari Pusat yg ke lokasi untuk investigasi. Saat ini proses penanganan di lapangan masih sedang berlangsung. Kami serius menangani kasus ini," cuit Lukman menjawab cuitan politikus Golkar Ace Hasan Syadzily yang meminta Lukman mengecek informasi yang dia terima.

"Pak Menag @lukmansaifuddin mohon segera diklarifakasi ttg penggunanaan atribut bendera ini yang kabarnya berada di MAN 1 Sukabumi. Seharusnya Madrasah, apalagi yg dikelola @Kemenag_RI hrs mengedepankan semangat NKRI drpd penggunaan bendera yg identik dgn organisasi yg terlarang," tulis Ace melalui akunnya @acehasan76, Minggu (21/7).

Cuitan Ace tersebut merespons posting-an akun @Karoline_bee11.

"MAN atau madrasah Aliah Negeri adalah lembaga pendidikan Negwrj di bawah @Kemenag_RI. Apabila polah anak didiknya begini dilingkungan sekolah, apa yang akan dilakukan pihak @Kemenag_RI kepada instansi sekolahnya lokasi MAN 1 Sukabumi. Smoga tak terafiliasi penegakan kilafah," tulis dia. (OL-1)

BERITA TERKAIT