17 July 2019, 23:00 WIB

Rencana Penutupan Pulau Komodo Dibahas


(PO/JL/N-2) | Nusantara

RENCANA penutupan Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mulai dibahas pemerintah daerah dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tadi malam.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTT Ferdi Kapitan dan Kepala Dinas Pariwisata Wayan Darmawa akan mewakili Pemprov NTT dalam perundingan di Jakarta.  

“Prosesnya mulai hari ini. Salah satu tema yang dibahas ialah persiapan, pengkajian, dan pengelolaan,” kata Wayan Darmawan, Rabu (17/7).

Penutupan sementara Pulau Komodo atas permintaan Gubernur NTT Viktor Laiskodat. Presiden Joko Widodo, saat berkunjung ke Labuan Bajo, juga memberi lampu hijau.

Viktor Laiskodat meminta penutupan selama satu tahun. Adapun pulau lain di area Taman Nasional Komodo yang juga menjadi habitat satwa langka itu tidak ditutup.

“Sesuai komitmen gubernur, intinya memulihkan dan melakukan konservasi terhadap Taman Nasional Komodo,” kata Wayan.

Pemprov, lanjutnya, juga mengalokasikan anggaran Rp100 miliar untuk rehabilitasi, penataan, dan rekonstruksi vegetasi habitat yang hilang.

Keinginan Gubernur NTT itu ternyata menuai penolakan di Manggarai Barat. Karena alasan ekonomi, ribuan warga turun ke jalan, Rabu (17/7). (PO/JL/N-2)

BERITA TERKAIT