17 July 2019, 15:35 WIB

Prajurit TNI Harus Terbuka Terhadap Perubahan


Golda Eksa | Politik dan Hukum

ANTARA
 ANTARA
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sisriadi 

SELURUH prajurit TNI diingatkan untuk tidak lagi bersikap tertutup dari pelbagai perubahan dan kemajuan. Upaya yang harus dilakukan ialah meningkatkan kemampuan dan wawasan setiap prajurit.

Amanat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto itu disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sisriadi disela-sela upacara bendera di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (17/7).

Baca juga: Ombudsman Duga Ada Potensi Maladministrasi Kasus Baiq Nuril

Panglima menegaskan bahwa para komandan satuan bertanggungjawab dalam meningkatkan kemampuan prajurit. "Komandan satuan adalah tumpuan setiap anggota dalam berbagai hal," kata Hadi.

Menurut dia, setiap komandan satuan harus memiliki kemampuan yang tinggi dan wawasan luas. Para komandan juga wajib mengarahkan dengan baik terhadap pelbagai hal, semisal mewaspadai upaya memecah belah, radikalisasi, dan dampak negatif lain dari perkembangan lingkungan yang ada.

Mantan Kepala Staf TNI AU, itu menekankan bahwa salah satu hal mendasar dalam keberhasilan tugas pokok ialah SDM yang mendukung. Artinya, sebagai alat pertahanan negara, TNI tetap membutuhkan prajurit-prajurit yang profesional.

"Profesionalisme itu hanya akan bisa dicapai bila prajurit terdidik dan terlatih dengan baik. Terdidik dan terlatih untuk melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Terlebih tantangan yang akan kita hadapi dimasa mendatang akan semakin kompleks," kata dia.

Kompleksitas tersebut menuntut TNI memiliki personel dan satuan yang adaptif. Oleh karena itu prajurit TNI tidak boleh terlena dengan berbagai kemajuan teknologi, serta harus bisa mengeksploitasi demi kemajuan institusi.

Baca juga: Kerap Memotong Pembicaraan Hakim MK, Caleg PKB Diancam Diusir

Hadi meminta prajurit untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat. Kemanunggalan itu merupakan urat nadi sistem pertahanan semesta.

"Nilai-nilai luhur yang menjadi sendi-sendi pengabdian setiap prajurit TNI tidak boleh berubah," pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT