17 July 2019, 15:10 WIB

PKB Buka Kemungkinan Gabung Paket Pimpinan MPR dengan Oposisi


Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum

ANTARA
 ANTARA
Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid

PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi salah satu parpol yang secara lugas menginginkan kursi ketua MPR. Tokoh yang dicalonkan yakni Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Di Koalisi Indonesia Kerja (KIK), Golkar juga menyatakan keinginannya menduduki kursi ketua MPR. Kondisi itu membuat PKB tidak membantah kalau mereka membuka peluang membuat paket pimpinan MPR dengan partai lain di luar KIK atau oposisi.

Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan partainya terbuka dengan berbagai opsi paket pimpinan MPR. Salah satunya bergabung bersama partai oposisi. Meski begitu, ia mengaku akan tetap memprioritaskan membuat paket bersama partai-partai KIK.

"Posisi PKB tentu ingin menjaga solidaritas di koalisi. Tetapi paket itu bisa berubah, kalau nanti pembicaraan-pembicaraannya. Tergantung perjalanan, tergantung nanti seperti apa pembicaraan itu tetapi prioritas nya adalah bersaman paket Koalisi yang ada," ujar Jazilul di gedung DPR, Jakarta, Rabu (17/7).

Baca juga: PKB Siap Isi Kursi Pimpinan MPR

PKB masih melakukan lobi-lobi dan pembahasan mengenai paket pimpinan MPR. Baik di internal atau dengan KIK..

Menurut Jazilul, untuk memaksimalkan peran MPR, yang lebih penting dibandingkan partai adalah sosok yang akan maju sebagai pimpinan MPR. Sosok-sosok yang ada dalam paket nantinya juga akan menentukan, ke arah mana PKB akan bergabung.

"Karena minimal paket itu harus diselaraskan dengan lima nama yang ada dalam satu paket kan begitu," ungkapnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT