16 July 2019, 15:38 WIB

Pembentukan Bebadan Kraton Surakarta Permudah Administrasi Hibah


Widjajadi | Nusantara

MI/Widjajadi
 MI/Widjajadi
Pemerintah Pusat meminta Keraton Kasunanan Surakarta secepatnya  menyerahkan personalia bebadan.

PEMERINTAH Pusat meminta Keraton Kasunanan Surakarta secepatnya  menyerahkan personalia bebadan untuk melengkapi struktur kelembagaan pengelolaan cagar budaya peninggalan dinasti Mataram Islam. Hal tersebut didesakkan untuk memperlancar administrasi bantuan yang dikucurkan pemerintah. Penegasan itu disampaikan anggota Pokja penyelelesaian konflik Keraton Kasunanan Surakarta, Budi Prasetyo, di Balaikota, Selasa (16/7). Sebab sebelumnya sudah mencuat kepermukaan bahwa bebadan yang merupakan lembaga internal Keraton Kasunanan Surakarta itu sudah terbentuk. Kekuranganya, sejauh ini secara resmi belum diserahkan kepada pemerintah pusat.

Budi Prasetyo menambahkan bahwa lembaga pengelola keraton ini sangat penting untuk memperlancar administrasi bantuan yang dikucurkan pemerintah.

"Sesuai aturan main, bantuan hibah serta pertanggungjawaban disalurkan melalui lembaga," kata Budi.

Selama ini bantuan dari pemerintah, termasuk aliran dana dari Pemerintah Kota (Pemkot) Suraksrta,  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah disalurkan kepada Raja Kraton Kasunanan Solo, Sinuhun Pakoe Boewono XIII Hangabehi. Tetapi dalan mekanisme yang sudah berjalan,  pola semacam itu memunculkan persoalan. Sebab semua hal yang terkait penggunaan dana hibah, harus dikoordinasikan dengan Sinuhun Pakoe Boewono, sehingga acapkali memerlukan waktu cukup lama.

"Jadi kalau saja struktur lembaga pengelola terbentuk lengkap, administrasi dapat dikomunikasikan dengan bebadan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing," imbuh dia.

Dia paparkan, penyusunan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah, mestinya ditangani anggota bebadan yang berkompeten. Jadi bukan seperti selama ini yang seluruh urusan berada di tangan raja. Sementara itu Wakil Pengageng Sasana Wilopo, KRA Dhani Nuradiningrat mengatakan,  bebadan yang dikehendaki pemerintah pusat sebenarnya sudah terbentuk sejak beberapa tahun lalu. Bahkan secara riil bebadan sudah dilibatkan dalam pelaksanaan penggunaan dana hibah dari pemerintah.

"Seperti saat penyusunan Detail Engineering DesignP> renovasi Bangsal Pagongan misalnya, anggota badan terlibat di dalamnya," katanya.

baca juga: TPID Dorong Pemkot Surakarta Gelar Operasi Pasar Cabai

Karena itu, lanjut dia, secara riil bebadan sudah berfungsi sebagaimana mestinya. Hanya saja secara resmi struktur lembaga internal bentukan Sinuhun PB XIII itu belum diserahkan kepada pemeritah pusat. Dia menegaskan, dalam waktu dekat personalia bebadan akan segera diserahkan ke pemerintah pusat. Untuk melengkapi lembaga bentukan pemerintah pusat yang diproyeksikan menjadi pengelola Keraton Kasunanan Solo.(OL-3)

 

BERITA TERKAIT