Gubernur dan Wagub Kunjungi Si Kembar Siam Adam dan Malik


Penulis: Puji Santosa - 14 July 2019, 14:55 WIB
MI/Puji Santosa
 MI/Puji Santosa
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi ditemani Wagub Nusa Rajekshah menjenguk si kembar siam dempet, Adam dan Malik, Minggu (14/7). 

GUBERNUR Sumatra Utara (Sumut), Edy Rahmayadi melakukan kunjungan mendadak ke RSUP RSUP H Adam Malik Medan. Bersama Wakil Gubernur, Musa Rajekshah, mereka menjenguk pasien kembar siam bernama Adam dan Malik yang direncanakan akan dilakukan operasi pemisahan pada sebelas hari mendatang. Kunjungan tersebut merupakan kunjungan mendadak, sebab pagi itu Gubernur sudah dijadwalkan memiliki agenda yang lain. Namun, Gubernur Sumut menyempatkan waktu untuk menjenguk Adam dan Malik.

Setiba di Rumah Sakit, Gubsu dan Wagubsu langsung terlihat masuk ke Gedung Paviliun Lantai III bagian anak, untuk melihat langsung kondisi anak dari pasangan Juliadi Silitonga, 29 dan Nurida Sihombing, 25  warga Desa Manalu Purba, Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara.

"Kapan mau dioperasi? Apa yang ditunggu sehingga proses operasi belum dijalankan?" tanya Edy kepada tim medis yang menangani pasien.

Menurutnya penanganan terhadap pasien harus segera dilakukan jika memang sudah waktunya. Meskipun dalam perbincangan singkatnya, Gubernur mengakui bahwa pertimbangan medis dari dokter adalah satu hal penting guna memastikan seluruh kesiapan telah dilakukan. Mulai dari hal teknis hingga pemeriksaan kondisi pasien.

"Kalau memang sudah begitu, ya kita serahkan ke dokternya ya. Saya berdoa semoga keduanya selamat, sampai jadi orang hebat yang berguna bagi bangsa dan negara," harap Edy.

Di tempat tang sama Ketua Tim Pemisahan Bayi Kembar Siam RSU Haji Adam Malik, Prof Guslihan Dasa Tjipta menjelaskan bahwa kondisi kedua bayi yang lahir 22 November 2018 itu sangat baik. Karena itu pihaknya merencanakan proses operasi pemisahan tersebut akan dilakukan pada 23 Juli 2019. Hanya saja menurut dia, lebih dulu harus ada pemeriksaan
ulang guna memastikan pemindaian (scanning) dari tempat penyatuan.

"Mudah-mudahan tidak ada masalah, hanya kita mau lihat tingkat penyatuannya itu lagi. Karena sudah 7 bulan lebih kita rawat mereka. ini. Kita lihat kalau gizinya baik," katanya.

Hal senada disampaikan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah usai menemani kunjungan tersebut. Dirinya juga mengharapkan pelayanan di RSUP Adam Malik cukup baik dan bisa diikuti oleh RS lainnya di Sumut. Pasalnya banyak pasien dari kabupaten kota dengan jarak yang jauh, dirujuk ke RS ini. Sehingga antrean menjadi lebih banyak.

baca juga: Denpasar Siap Jadi Tuan Rumah Asia Pacific City Summit

"Ini kan jarang terjadi. Tetapi di Sumut sudah beberapa kali ada kasus bayi kembar siam dan berhasil dioperasi. Artinya sumber daya manusia dokter kita tidak kalah, peralatan kita ada. Saya harapkan ke depan ada paling tidak yang seperti RSUP H Adam Malik ini, minimal tiga untuk wilayah Sumut. Supaya pasien itu tidak menumpuk di sini. Akhirnya antre, sementara orang sakit kan tak bisa menunggu," kata Wagub. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT