Bermain Aktif dan Interaktif


Penulis: Suryani Wandari Putri - 14 July 2019, 09:15 WIB
MI/Seno
 MI/Seno
Ilustrasi

MENGENAKAN rompi safety dan pelindung lutut, dua orang mengambil ancang-ancang di sudut ruangan berbeda. Mereka memiliki peran berbeda dalam permainan ini, satu menjadi orang yang dikejar dan lainnya yang mengejar.

Ya, permainan yang disebut zuper gesit ini cukup sederhana. Kamu cuma mengejar dan menyentuh lawan, lalu menang. Namun, jangan pikir akan mudah lo sobat. Ada beragam rintangan, seperti tiang, perosotan, dan papan berguling. Seru kan? Tidak hanya itu, masih banyak permainan di festival Wonderfest yang berlangsung pertengahan Juni lalu.

"Bermain adalah kegiatan yang penting bagi tumbuh kembang anak sehingga kami berinisiatif membuat festival yang bisa menjadi pilihan anak-anak bermain," kata Co-Chairman Wonderfest, Desy Bachir, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (20/6).

Festival bertajuk Wondrous Experience itu menghadirkan permainan yang cukup beragam. Semua permainan melibatkan anak-anak untuk aktif, interaktif, dan edukatif nih. Permainannya dibagi menurut kategori, yaitu science zone, creative zone, active zone, dan play zone yang memiliki ciri khas masing-masing.

Science zone, misalnya, sobat bisa mencoba bermain dan belajar sains, mengasah logika, serta bermain teknologi interaktif. Nah, sobat Medi yang ingin berkreasi bisa di creative zone. Di active zone, kita bisa mengasah kemampuan fisik dan motorik lo. Terakhir play zone, yang cocok untukmu yang suka bermain sambil belajar nih.

Daripada penasaran, yuk ikuti Medi! (M-3)

 

==========================================

 

Permainan seru

 

1. Mandi bola

Siapa yang tak kenal dengan permainan ini? Biasanya disukai balita nih. Menariknya, mandi bolanya buka di kolam seperti biasa lo, melainkan di dalam gelembung besar. Tidak hanya bola, tapi ada juga balon bebek yang menemanimu lo. Asyik kan sobat?

Bagi balita, permainan ini banyak manfaatnya, termasuk ketangkasan. Misalnya melambungkan bola, balita akan memikirkan cara, arah ia melempar, dan diambil kembali.

 

2. Menembak

Masukkan dart dalam selongsong, arahkan pistol ke tumpukan kaleng berjarak 3 meter. Mata fokus ke depan, sedangkan telunjuk mulai menekan pelatuk. Dor. Dart meluncur menghancurkan tumpukan kaleng.

Menurut kak Mundus, pendamping di area tembakan, permainan ini bisa melatih ketangkasan dan fokus lo.

 

3. Membuat piza dan shrimp noodle

Permainan di Herbiologi X Bumi ini mengajarkan anak mengenal bentuk dan warna dengan membuat prakarya. Kamu bisa membuatnya pula di rumah kok. Pertama siapkan piring kertas, lem, pewarna makanan, dan beberapa kertas warna. Kertas ini digambar membentuk pepperoni, jamur, udang, irisan bawang, dan parutan keju. Kalian juga bisa memakai benang unuk membentuk minya.

Di atas kertas piring itu, kalian bisa menambahkan lem lalu diberi pewarna. Warna merah untuk piza dan warna cokelat untuk shrimp noodle, ratakan pakai kuas ya. Terakhir, tambahkan kertas dengan berbagai bentuk tadi. Jamur, pepperoni, keju untuk piza, sedangkan udang dan benang untuk shrimp noodle-nya. Gampang kan sobat?

 

4. Wall climbing

Meskipun dindingnya terbuat dari karet, di sini kalian bisa latihan menjadi spider man hi hi. Permainan yang diadaptasi dari olahraga yang populer di kalangan remaja ini melatih koordinasi tangan dan kaki menapaki pijakan hingga ke atas. Permainan ini bisa melatih keberanian dan kesiapan menghadapi rintangan.

 

5. Trampolin

Permainan ini banyak diminati lo sobat. Permaianan lompat di atas kain yang direnggangkan ini menyenangkan dan bermanfaat. Fungsinya pun cukup banyak, yakni bisa  meningkatkan fungsi seluruh sel dalam tubuh, meningkatkan sirkulasi darah maupun limfatik, serta menyusutkan lemak adipose di rongga perut. Mau coba sobat?

==============================================

 

Tempat Bermain Interaktif

SELAIN di Wonderfest, ada banyak tempat bermain interaktif yang bisa kamu coba di Indonesia maupun luar negeri lo.

 

1. Kidzania

Tempat bermain indoor ini berada di Pacific Place Mall, Jakarta. Sejumlah replika kota dalam skala anak-anak lengkap dengan jalan raya dan fasilitas kota tersedia di sini. Menariknya, kita bisa memerankan dan berprofesi layaknya orang dewasa, seperti dokter, pilot, polisi, dan pemadam kebakaran.

 

2. Pinisi Edutainment Park

Taman bermain indoor ini memiliki luas 6.000 meter persegi, di Pasaraya Blok M, Jakarta. Tempat ini didesain menyerupai kota pelabuhan dengan landmark sebuah kapal kayu tradisional, pinisi.

Mengusung konsep one stop destination, kalian  bisa belajar dan bereksplorasi tentang kesenian dan budaya Indonesia yang dapat menambah wawasan sekaligus menumbuhkan rasa kecintaan anak pada seni dan budaya Indonesia.

 

3. Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara

Arena bermain ini bisa mengajarkan kamu tentang kedisiplinan lalu lintas di jalan raya. Taman ini dikelola Polda Metro Jaya. Penanaman disiplin dalam berlalu lintas penting menjadi bekal untuk calon pengguna jalan.

Taman Lalu Lintas yang berada di area Bumi Perkemahan Wiladatika, Cibubur, itu lengkap dengan rambu jalan di pagar yang mengelilingi taman.

 

4. Kuntum Farm Field

Berada di Bogor, tempat ini bukan hanya diperuntukkan untuk anak-anak, melainkan juga orang dewasa bisa ikutan. Berkonsep agrowisata, tempat ini menyediakan pertanian dan peternakan. Ya, di sini bisa mengenal aneka tanaman, misalnya, tanaman hias, tanaman obat, sayuran, dan tanaman buah.

Selain itu, kita bisa memberi makan kelinci, memberi minum kambing, atau melihat proses peras susu sapi. Seru kan sobat?

 

5. Disneyland

Sosok tikus manis berwarna hitam ini tentu sobat kenal. Namanya Mickey Mouse. Bila kita ke Disneyland, kita bisa bertemu sosok ini dan karakter Disney lainnya. Ada enam lokasi Disneyland lo, yakni di Jepang, Hong Kong, Tiongkok, Prancis, California, dan Florida.

 

2. Legoland

Taman hiburan yang dibuka di Nusajaya, Johor, Malaysia, pada 15 September 2012 ini berisi 40 wahana interaktif, acara, dan atraksi. Seperti namanya, Legoland memiliki bagunan yang terdiri atas susunan bidak lego lo.

 

BERITA TERKAIT