12 July 2019, 04:20 WIB

Pertarungan Gengsi Dua Raja


Despian Nurhidayat despian@mediaindonesia.com | Olahraga

AFP
 AFP
Rafael Nadal (kiri) dari Spanyol dan Roger Federer dari Swiss mengembalikan bola pada Kejuaraan Wimbledon 2019 di All England Lawn Tennis  

PERTARUNGAN layaknya final ajang grand slam akan tersaji di center court The All England Lawn Tennis Club, malam ini. Dua petenis putra terbaik sepanjang sejarah, Roger Federer dan Rafael Nadal, akan berhadapan di semifinal Wimbledon 2019 untuk berebut tiket ke final.

Pertarungan kedua petenis tak ubahnya laga dua raja tenis dunia. Federer, 37, merupakan raja lapangan rumput Wimbledon. Petenis asal Swiss tersebut merupakan peraih trofi juara terbanyak tunggal putra Wimbledon dengan 8 gelar.

Sementara itu, Nadal merupakan raja lapangan tanah liat dengan koleksi 12 gelar Prancis Terbuka. Di Wimbledon, Nadal baru dua kali merasakan gelar juara, yaitu pada 2008 dan 2010.

Dengan rekor yang dimiliki, Federer lebih diunggulkan ketimbang Nadal untuk melangkah ke final. Sepanjang sejarah, Federer dan Nadal telah tiga kali bertemu di Wimbledon dan semuanya berlangsung di final.

Dalam tiga pertemuan tersebut, Federer meraih dua kemenangan pada 2006 dan 2007. Namun, di pertemuan ketiga pada final 2008, Nadal mampu menundukkan Federer untuk meraih gelar perdananya di Wimbledon.

"Harus menghadapi Federer selalu menjadi situasi yang unik bagi saya. Merupakan hal yang menyenangkan bisa kembali menghadapinya di Wimbledon setelah 11 tahun," ungkap Nadal.

Petenis berusia 32 tahun asal Spanyol itu memastikan laga melawan Federer akan berlangsung ketat. Dalam tiga pertemuan terdahulu dengan Federer di Wimbledon, Nadal harus bermain lima set pada final 2007 dan 2008 dan empat set pada final 2006.

"Kami banyak melewati laga yang ketat. Kami bertanding luar biasa pada final 2007 dan 2008," ungkap Nadal.

Sementara itu, Federer merasa bahwa dia sudah mendapatkan banyak informasi mengenai Nadal. Pertemuannya dengan Nadal menurutnya selalu menjadi laga yang dinanti.

"Kami memiliki banyak informasi tentang Rafa dan begitu juga tentang kami. Saya tahu orang-orang selalu menggembar-gemborkan pertarungan saya dengan Nadal," ungkap Federer.

Di semifinal lainnya, unggulan utama Novak Djokovic diyakini tidak akan menemui kesulitan saat harus menghadapi petenis Spanyol Roberto Bautista Agut. Di atas kertas, Djokovic yang kini menjadi petenis nomor satu dunia, tidak akan sulit mengatasi perlawanan Agut yang merupakan unggulan ke-23.

Dalam 10 pertemuan dengan Agut, Djokovic meraih tujuh kemenangan dan tiga kali kalah. "Djokovic merupakan petenis nomor satu dunia. Ia sangat bagus bermain di lapangan rumput," ungkap Agut yang tahun ini dua kali menundukkan Djokovic.

Sejarah Halep

Di tunggal putri, Simona Halep menjadi petenis Rumania pertama yang lolos ke final Wimbledon. Di semifinal kemarin, Halep yang merupakan unggulan ketujuh menyingkirkan petenis Ukraina Elina Svitolina dua set langsung 6-1, 6-3.

Final Wimbledon menjadi final Halep di grand slam. Di final kali ini, juara Prancis Terbuka 2018 akan menghadapi pemenang semifinal antara Serena Williams dan Barbora Strycova.

Sementara itu, petenis tunggal putri Indonesia Priska Medelyn Nugroho gagal ke semifinal kategori junior. Menghadapi petenis AS, Alexa Noel, di perempat final, Priska menyerah 6-7, 2-6. (AFP/R-1)

BERITA TERKAIT