11 July 2019, 20:18 WIB

Soal Pemulangan Rizieq, Dahnil: Tidak Butuh Fasilitas Materi


Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum

MANTAN Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menyayangkan pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang akan menyediakan tiket pulang jika Rizieq Shihab ingin pulang ke Tanah Air.

"Saya sayangkan, pejabat publik seperti Pak Moeldoko masih menggunakan narasi meremehkan ketika menanggapi permintaan saya terkait Habib Rizieq. Saya tahu persis padahal kita semua termasuk Pak Prabowo, Pak jokowi, dan Pak Jusuf Kalla sedang berusaha melakukan 'healing' dan mengembalikan keguyuban nasional," cuit Dahnil melalui akun twitternya @Dahnilanzar, Kamis (11/7).

Menurut dia, yang dibutuhkan bukan fasilitas kepulangan Rizieq. "Yang diminta bukan fasilitasi kepulangan Habib Rizieq secara material dll, yang diminta adalah kelapangan dada pemerintah demi kepentingan bersama untuk membuka 'portal' yang menghalangi beliau HRS bisa kembali, mengingat beliau tdk punya kasus hukum lagi. Mari kita kubur dendam politik."

Baca juga: Istana: Rizieq Pergi Sendiri, Kok Minta Dipulangkan

Sebelumnya Moeldoko menyampaikan, permintaan Dahnil untuk memulangkan Rizieq dinilainya tidak tepat. Sebab, menurut Moeldoko, Rizieq sendiri yang memutuskan untuk pergi, dan bukan menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memulangkannya ke Indonesia. (X-15)

BERITA TERKAIT