11 July 2019, 17:00 WIB

NasDem Kirim Tim untuk Dalami Kasus Nurdin Basirun


Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Reno
 ANTARA FOTO/Reno
Sekjen NasDem Johnny G Plate

KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun terjaring OTT pada Rabu (10/7) malam.

KPK menduga akan terjadi transaksi terkait izin lokasi rencana reklamasi di Kepulauan Riau. Selain itu, KPK juga mengamankan uang sebesar 6.000 dollar Singapura dalam operasi tersebut.

Nurdin Basirun diketahui merupakan Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) NasDem Kepulauan Riau. Sekjen NasDem, Johnny G Plate, membenarkan hal tersebut.

"Iya betul Gubernur Kepualauan Riau Pak Nurdin Basirun itu adalah Ketua DPW NasDem, yang hari ini sudah di bebas tugaskan melalui surat keputusan DPP," ujar Plate di gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/7).

Plate mengatakan posisi Nurdin saat ini sudah digantikan oleh pelaksana tugas untuk sementara. Hal itu diketahui dan ditandatangani langsung oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh.

Baca juga: KPK Tangkap Kepala Daerah di Kepri

Selain membebastugaskan Nurdin, DPP NasDem telah mengirim tim untuk mendalami masalah tersebut. Plate menyebut sejauh ini belum mendapat kejelasan perihal informasi OTT dan kasus tersebut.

"Kami telah mengirim tim untuk melakukan semacam investigasi untuk memastikan apa sebenarnya yang terjadi disana. Karena beritanya cukup simpang siur ya ada yang menjadi tidak jelas bagi kami," tuturnya.

Meski KPK belum mengumumkan apakah Nurdin ditetapkan jadi tersangka, NasDem tetap memilih membebastugaskan Nurdin. Hal itu sebagai langkah cepat partai menanggapi adanya informasi kasus korupsi.

"Kami DPP mengambil langkah yang cepat untuk menunjukan memang kami sungguh-sungguh untuk membantu pemberantasan korupsi dan menyiapkan kader yang betul-betul terjaga dengan baik integritasnya," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT