Zonasi Atasi Kemacetan


Penulis: KG/J-3 - 27 June 2019, 10:20 WIB
MI/Lina Herlina
 MI/Lina Herlina
Ilustrasi -- Seorang siswa melakukan verifakisi berkas sebagai pendaftar penerimaan pesertadidik baru (PPDB) 

MESKI ada keluhan, penerapan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru disambut baik jajaran Pemerintah Kota Depok yang mengurusi lalu lintas. Dengan sistem zonasi, diprediksi keruwetan lalu lintas di kota itu bisa berkurang.

"Bagi kami dan tentu saja juga masyarakat, manfaat zonasi dalam PPDB pasti seabrek. Zonasi akan mengurangi arus pergerakan kendaraan bermotor pribadi yang mengantar jemput siswa dari rumah ke sekolah dan sebaliknya," ujar Kabid Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Depok, Anton Tofani Muharram, kemarin.

Ia mengakui banyak SD, SMP, SMA, dan SMK favorit di Depok yang selama ini menyumbang kemacetan lalu lintas saat jam masuk dan pulang sekolah. Banyak siswa yang tinggal jauh dari sekolah harus diantar jemput dengan mobil atau motor.

Dengan sistem zonasi, lanjutnya, siswa yang rumahnya dekat dengan sekolah favorit mendapat kesempatan menimba ilmu di sana. Tentu saja, mereka tidak perlu diantar jemput dengan kendaraan pribadi atau naik kendaraan umum karena cukup hanya berjalan kaki atau naik sepeda.

Kasi Kurikulum dan Penilaian SD Dinas Pendidikan Kota Depok, Suhyana, mengakui banyak orangtua dan siswa kecewa dengan sistem zonasi. "Mereka bisa mendaftar ke sekolah swasta karena banyak juga di antaranya yang berkualitas bagus. Soal biaya, kami juga sudah meminta pengelola sekolah swasta ikut membantu siswa miskin." (KG/J-3)

BERITA TERKAIT