26 June 2019, 12:23 WIB

JK Ajak Semua Kalangan Perangi Narkoba


Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
 ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Jakarta, Rabu (26/6/2019)

WAKIL Presiden Jusuf Kalla (JK) bersama istri Mufidah Jusuf Kalla menghadiri peringatan Hari AntiNarkotika Internasional (HANI) yang digelar BNN.

Dalam kesempatan itu, JK turut prihatin dengan maraknya peredaran narkoba di Tanah Air yang dikendalikan para narapidana dari dalam lapas.

"Seperti tadi digambarkan, jaringan yang luas sekali. Begitu luasnya sehingga orang di penjara pun bisa mengomandoi upaya-upaya narkoba ini. Kalau orang di penjara bisa mengatur, apalagi orang yang bebas," kata JK di The Opus Grand Ballroom, The Tribata, Jakarta Selatan, Rabu (26/6).

Akibatnya masalah narkoba mempunyai dampak luas baik kesehatan, ekonomi, psikologis maupun hukum. Bahkan, para narapidana narkoba mengisi hampir 50% lapas di Indonesia.

"Narkoba merupakan kejahatan extraordinary, maka Nusakambangan diisi antara lain gembong narkoba hingga teroris. Informasi yang berkembang dari Pak Menkum HAM, 50% lapas diisi pecandu atau pengedar narkoba," sebutnya.

JK menegaskan upaya memerangi narkoba tidak bisa hanya dilakukan BNN. Diperlukan keterlibatan masyarakat hingga akademisi untuk memerangi narkoba.

"Semua pihak harus terlibat seperti saya katakan tadi, keluarga masyarakat, sekolah, tokoh agama dan masyarakat keseluruhan juga lembaga-lembaga hukum harus terlibat," paparnya.

Baca juga: KPAI Sebut Rokok Elektronik Pintu Masuk Narkoba Bagi Anak

JK berharap dengan bekerja sama, permasalahan narkoba bisa diatasi oleh bangsa bangsa ini. Apalagi dengan teknologi yang dimanfaatkan untuk penyeludupan tentu harus ada upaya serupa untuk mengatasinya.

"Apa yang disampaikan tadi oleh ketua BNN bahwa semuanya harus bekerja sama, karena mereka juga mempunyai jaringan yang luas, dibutuhkan keberanian karena mereka mempunyai uang yang banyak dan tentu juga suatu keuntungan yang besar," lanjutnya.

Selain mengapresiasi kinerja BNN dalam pemberantasan narkoba. JK mengajak seluruh elemen peduli dan bersinergi karena BNN tidak mampu terus berdiri sendiri tanpa bantuan masyarakat luas.

"Sehebat apa pun kita, terima kasih ke BNN yang kerja keras. BNN tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan keluarga, masyarakat, dan kita semua," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT