Darmin: Surplus Nonmigas Tutup Defisit Migas


Penulis: Nur Aivanni - 24 June 2019, 14:30 WIB
MI/Rommy Pujianto
 MI/Rommy Pujianto
etugas melakukan pemeriksaan mobil yang diperuntukan ekspor di Pelabuhan Tanjung Priok Car Terminal,Jakarta,Selasa (4/1)

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Mei 2019 surplus sebesar US$0,21 miliar. Surplus tersebut disebabkan oleh surplusnya sektor nonmigas sebesar US$1,19 miliar.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution membenarkan memang ekspor Mei 2019 naik relatif tinggi. Berdasarkan data BPS, ekspor Mei 2019 mencapai US$14,74 miliar. Angka tersebut naik 12,42% dibandingkan April 2019.

"Ekspor emang naik relatif tinggi, sehingga nonmigasnya surplusnya ya cukup menutup defisit migasnya," kata Darmin saat ditemui di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (24/6).

Baca juga: Neraca Perdagangan Mei 2019 Surplus US$0,21 M

Data BPS mencatat ekspor migas Mei 2019 sebesar US$1,11 miliar dan ekspor nonmigas sebesar US$13,63 miliar. Sementara, impor migas Mei 2019 tercatat US$2,09 miliar dan impor nonmigas Mei 2019 sebesar US$12,44 miliar.

Saat ditanyakan apakah neraca perdagangan akan tetap surplus ke depannya, Darmin sulit memprediksi.

"Masih sulit lah untuk mengatakan akan terus apa ngga. Tapi ini perkembangan yang baik," ucapnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT