22 June 2019, 08:00 WIB

Siberia Layak Huni pada Akhir Abad Ke-21


mediaindonesia | Teknologi

AFRUTIN
 AFRUTIN
SEBAGIAN besar wilayah Rusia-Asia baru dapat dihuni pada akhir abad ke-21 karena perubahan iklim.

SEBAGIAN besar wilayah Rusia-Asia baru dapat dihuni pada akhir abad ke-21 karena perubahan iklim. Hasil penelitian yang dilakukan tim studi dari Krasnoyarsk Federal Research Center, Rusia, dan National Institute of Aerospace, USA, ini didapat melalui skenario iklim saat ini, diprediksi untuk memeriksa kenyamanan iklim Rusia-Asia, dan menyusun potensi permukiman manusia sepanjang abad ke-21.

Untuk melakukan analisis, tim peneliti menerapkan cara kolektif suhu pada Januari dan Juli serta curah hujan tahunan dari dua skenario Rusia-Asia untuk menemukan efek masing-masing pada tiga indeks iklim yang penting bagi mata pencaharian dan kesejahteraan manusia.

Para peneliti juga menemukan bahkan di bawah skenario RCP 2.6, potensi lanskap ekologis untuk keberlanjutan manusia akan meningkat di lebih dari 15% area, yang dapat memungkinkan peningkatan lima kali lipat dalam kapasitas wilayah untuk mempertahankan dan menjadi menarik bagi populasi manusia.

"Rusia-Asia saat ini sangat dingin. Dalam iklim yang lebih hangat di masa depan, ketahanan pangan dalam hal distribusi tanaman dan kemampuan produksi cenderung menjadi lebih menguntungkan bagi orang-orang untuk mendukung permukiman," kata Dr Parfenova. (Sciencedaily/Rkp/L-2)

BERITA TERKAIT