19 June 2019, 21:00 WIB

Film Koboy Kampus, Kisah Pidi Baiq Jadi Mahasiswa


Retno Hemawati | Weekend

The Panas Dalam
 The Panas Dalam
Pidi Baiq (kanan)

SUKSES dengan trilogi Dilan, banyak yang ingin mengetahui siapa Pidi Baiq, sang penulisnya. Sebuah film berjudul Koboy Kampus yang diproduksi 69 Production bersama MNC Pictures, disebut-sebut menggambarkan kehidupan Pidi Baiq saat masih berkuliah di Bandung, Jawa Barat.

Koboy Kampus menceritakan tentang kehidupan sekelompok mahasiswa di sebuah kampus di kawasan Bandung, Jawa Barat. Selain jarang pulang ke rumah, mereka kerap menyatakan ketidakpuasan terhadap pemerintah saat itu. Namun ada sebagian yang turun ke jalan untuk berdemonstrasi, ada pula yang tinggal di kampus membuat karya seni.

Pidi Baiq ungkapkan, jika dirinya sangat mengenal mahasiswa anggota Koboy Kampus, lantaran mereka adalah teman-temannya sendiri.
"Kisah Koboy Kampus adalah kisah beberapa kawan saya yang di DO (drop out) karena lebih banyak ngoboy-nya daripada melaksanakan kuliah," ujar Pidi Baiq saat berbincang dengan wartawan belum lama ini.

Istilah koboy kampus memang tak bisa lepas dari lagu yang dinyanyikan The Panas Dalam. Pidi merupakan pentolah dari band yang didirikan pada tahun 2005 itu. "Istilah Koboy Kampus muncul di lingkungan ITB setelah adanya lagu Koboy Kampus yang dibawakan oleh The Panas Dalam. Kebanyakan mahasiswa yang menyandang koboy kampus adalah penduduk The Panas Dalam yang pada tahun 1995 didirikan sebagai negara," cerita Pidi Baiq.

Negara fiktif The Panas Dalam memang terbentuk akibat ketidakpuasan mahasiswa dengan kehidupan sosial dan pemerintah saat itu. Pidi menuturkan, negara fiktif tersebut banyak diminati mahasiswa kala itu untuk bergabung. "Sebanyak 95 persen penduduk The Panas Dalam adalah koboy kampus, lima persennya lagi penduduk nggak jelas," ujar Pidi sambil tersenyum. Film Koboy Kampus karya terbaru Pidi Baiq, dijadwalkan tayang di bioskop Tanah Air pada 25 Juli 2019. (M-4)

BERITA TERKAIT