Sedarah Rasa Bromance


Penulis: (Jek/M-3) - 20 June 2019, 01:00 WIB
MI/BARY FATHAHILAH
 MI/BARY FATHAHILAH
Duo personel Marlo Marco the Loco Brother saat berpose di kantor Media Indonesia, Jakarta, Senin (17/6).

KEDEKATAN Marco Randy Parama Noya dan Marlo Randy Ernesto Noya sudah seperti Dynamic Duo. Dibilang teman, tapi mereka sedarah. Dibilang kakak beradik, mereka sudah layaknya bromance.

"Awal mulanya karena Marlo adik paling kecil, ayah sama ibu minta gue buat jagain Marlo. Kakak paling gede sudah punya pergaulan sendiri. Jadi, dari dulu gue ajakin main, sharing gim, sama-sama hobi ngelawak, kita udah tek-tokan tanpa dibuat, kita sejalan," aku Marco.

"Kita sedarah nih, kakak beradik, tapi cara ngobrol kita kayak teman deket. Jadi itu poin plus kita, udah kaya bromance," tambah Marlo.

Sebagai gamer, siklus kehidupan mereka pun mengalami penyesuaian. Marlo yang masih kuliah harus memilih jadwal malam sehingga paginya bisa tidur setelah semalaman bergadang ngegim. Keduanya pun memiliki aturan ketat, yakni kebutuhan tidur 8 jam harus terpenuhi.

Kini dengan tambahan kesibukan sebagai pembawa acara, Marlo Marco The Loco Brothers di Metro TV, mereka harus mengubah jadwal ngegim. Bila ada pertemuan pagi untuk membahas program, misalnya, Marlo akan membatasi waktu bermainnya hingga pukul 03.00, yang sebelumnya baru bisa tidur setelah pukul 06.00 atau 07.00 WIB. Program yang bakal tayang perdana pada Minggu (23/6) pukul 20.30 WIB ini bakal menghadirkan narasumber yang punya kedekatan dengan anak-anak muda dari berbagai latar belakang.

Langkah mereka menjadi pembawa acara bak mengikuti jejak ayahnya, Andy F Noya, yang memiliki program tersendiri. Namun, keduanya mengaku tidak meminta masukan dari ayahnya. Sebaliknya, keduanya menguji komedinya lucu atau tidak pada sang ayah. Bila ayah mereka tidak tertawa, artinya komedi yang mereka tawarkan berhasil.

Diakui mereka, nama besar ayahnya tidak berpengaruh dalam perjalan karier mereka. Selama empat tahun, mereka merahasiakan kepada penggemar mereka bahwa mereka anak Andy F Noya. Rahasia mereka terungkap saat host Kick Andy itu menggungah foto sekeluarga berlibur di Bali pada 2015.

Kedekatan keluarga mereka cukup erat. Bahkan, mereka memiliki tradisi makan bersama setiap malam Minggu. Momen itu menjadi 'balas dendam' Marco Marlo untuk makan enak setelah sepekan harus prihatin. Apalagi, setelah mereka menghabiskan uang makan untuk belanja peralatan gim.

"Limit kita udah pasti ayam geprek. Gue sampai hafal paketan nasi padang itu Rp27.500. Sengsara sih enggak ya karena pilihan hidup kita jadi prihatin. Setiap minggu makan malam keluarga, itu jadi kesempatan kita karena makan dibayarin ayah sama ibu, gue langsung pesennya kaya buffet supaya uang makan seminggu bisa buat beli item gim lagi," kelakar Marco. (Jek/M-3)

BERITA TERKAIT