18 June 2019, 21:16 WIB

Bappenas Sebut Kajian Pemindahan Ibu Kota Sudah Capai 90%


Nur Aivanni | Ekonomi

Antara/Aditya Pradana Putra
 Antara/Aditya Pradana Putra
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro

MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan, progres mengenai studi pemindahan ibu kota sudah hampir rampung, yaitu di atas 90%.

"Perkembangan studi sudah sampai akhir sampai nanti presiden memutuskan lokasi, sudah di atas 90%," kata Bambang saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (18/6).

Lebih lanjut, Bambang mengatakan, anggaran yang dibutuhkan untuk pemindahan ibu kota adalah sebesar Rp466 triliun.

Baca juga : Presiden: Pemindahan Ibu Kota Masih dalam Kajian

Adapun anggaran pemindahan ibu kota yang akan dibutuhkan di tahun 2020, dikatakan Bambang, belum terlalu besar. Anggaran tersebut pun hanya untuk tahap perencanaan.

"Nanti itu kita hitung dulu (anggarannya) karena tahun 2020 lebih banyak kepada persiapan, kan masterplan segala macam, artinya anggarannya belum terlalu besar," katanya.

Penggunaan APBN untuk pemindahan ibu kota, sambung dia, baru akan mulai masif di tahun 2021.

"Anggaran signifikan dalam ukuran dan kegiatannya yang masif baru 2021. Konstruksi benar-benar mulai dilakukan," tandasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT