18 June 2019, 21:11 WIB

Uji Coba di 16 Provinsi, Pupuk FKDB Sukses Tingkatkan Produksi


Selamat Saragih | Ekonomi

Dok. FKDB
 Dok. FKDB
panen dari hasil pupuk batubara FKDB

FORUM Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) Bursa Tani terus meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satunya dengan menggunakan pupuk yang tepat, sehingga dengan luasan sawah yang tetap, bisa menghasilkan panen yang lebih tinggi.

"Pupuk yang dimaksud adalah dengan menggunakan pupuk batu bara, sebanyak 30%, maka produktivitas satu hektar bisa meningkat," kata Ketua umum FKDB Ayep Zaki.

Dijelaskannya, dari hasil uji cobai di 16 provinsi pengunaan pupuk batu bara bisa meningkatkan rata-rata produksi per hektarenya sebesar 43%.

"Bila rata-rata produksi per hektar petani 5,2 ton, maka dengan pengunaan pupuk batu bara bisa mencapai 7,4 ton," ujarnya.

Dengan meningkatnya produktivitas pertanian, kata Zaki maka otomatis pendapatan petani semakin meningkat.

Baca juga : FKDB: Pupuk Batubara Tingkatkan Hasil Pertanian 45%

"Apabila semula orang enggan bertani karena produktivitas rendah, sehingga income juga rendah. Maka dengan penggunaan pupuk batu bara, diharapkan akan mengubah kondisi seperti itu," ujarnya.

Ayep menjelaskan, FKDB ingin ada perubahan yang positif bagi petani. Dengan petani yang terus bersemangat, panennya meningkat, pendapatan meningkat, maka daya beli mereka pun ikut terangkat.

Pria yang akrab disapa Aa Zaki ini menjelaskan, formula pupuk FKDB menggunakan batu bara yang merupakan fosil tumbuhan yang terawetkan. Sehingga mampu memenuhi unsur hara tanah, dimana tanaman padi menyerap 21 unsur hara tanah.

"Sehingga wajar bila pascapanen tanah menjadi makin berkurang unsur hara, karena pupuk kimia yang diberikan petani hanya mengandung 6 unsur hara," katanya.

Jadi intinya batu bara bukan sekadar bahan bakar, tambah Aa Zaki, namun batuan sedimen yang dapat terbakar itu juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman.

"Pupuk batu bara terbukti memperbaiki kualitas lahan sekaligus meningkatkan produksi padi dan komoditas lain," paparnya.

Penggunaan pupuk organik batu bara, lanjut Zaki, lebih murah dibandingkan dengan pupuk kimia anorganik atau pupuk kimia buatan. Bahkan sudah terbukti hasilnya.

"Petani yang memanfaatkannya pun untung ganda, yakni kualitas tanah meningkat sekaligus produksi tanaman pun tergolong meningkat," tandasnya.(OL-7)

BERITA TERKAIT