BI Diprediksi Turunkan Tingkat Suku Bunga


Penulis: Atalya Puspa - 18 June 2019, 19:30 WIB
youtube
 youtube
Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira 

EKONOM dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira memprediksi Bank Indonesia (BI) akan menurunkam tingkat suku bunga acuannya sebanyak 25 basis poin (bps).

Hal tersebut menurutnya merupakan langkah BI untuk mengikuti aksi The Fed (bank sentral AS) yang telah menurunkan tingkat suku bunganya

"Prediksinya bunga acuan BI akan turun 25 bps sebagai langkah follow the curves-nya The Fed. Biasanya BI akan mengekor langkah mereka," kata Bhima kepada Media Indonesia, Selasa (18/6).

Menurut dia, dunia usaha juga telah memberikan tekanan besar kepada BI untuk menurunkan tingkat suku bunga guna memberikan bunga kredit yang lebih murah.

Dengan menurunkan tingkat suku bunga acuan, kata Bhima, BI dinilai akan lebih pro kepada sektor riil. "Dengan bunga yang lebih rendah, cost of borrowing atau biaya peminjaman sektor usaha akan lebih ringan. Pertumbuhan kreditnya lebih tinggi," jelasnya.

Namun, di sisi lain, dia menilai langkah BI untuk menurunkan suku bunga akan memberikan dampak negatif terhadap arus modal keluar.
Sebab dengan turunnya suku bunga acuan, akan turut menurunkan keuntungan investor di surat utang.

Bank Indonesia akan mengadakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang akan dilaksanakan pada 19 - 20 Juni 2019. Dalam rapat yang rutin dilakukan itu, BI akan membahas terkait tingkat suku bunga.

Sebagai informasi, saat ini BI7DRRR berada di level 6% , dengan Lending Facility Rate 6,75%, dan Deposit Facility Rate 5,25%. (A-3)

BERITA TERKAIT