Penurunan Suku Bunga Acuan, BI Masih Cermati Perekonomian Global


Penulis: Atalya Puspa - 17 June 2019, 19:15 WIB
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
 ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo.

GUBERNUR Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyatakan adanya kemungkinan untuk BI menurunkan tingkat suku bunga acuan yang kini berada di level 6,00%. Namun begitu, hingga kini pihaknya masih mencermati kondisi perekonomian global.

"Kami sudah menyampaikan kepada publik, BI masih mencermati kondisi pasar glibal dan current account deficit (CAD) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri," kata Perry Raker Komisi XI dengan Menteri Keuangan mengenai Pengambilan keputusan Asumsi Dasar RAPBN 2020 di Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Senin (17/6).

Baca juga: Perusahaan Elektronik Global Mulai Relokasi ke Indonesia

Dirinya menyatakan, rendahnya inflasi serta pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tergolong tinggi memang membuka ruang bagi BI untuk menurunkan suku bunga.

Namun, pihaknya juga melihat perekonomian global yang hingga saat ini masih diliputi ketidakpastian mulai dari perang dagang antara AS dan Tiongkok hingga Brexit. Untuk itu, pihaknya berharap agar pada semester 2 2019, stabilitas eksternal dapat terwujud.

"Kami harap semester 2 2019 ketidakpastian pasar keuangan global mereda dan mendatang CADnya akan menurun dan arus modal asing akan maauk dan itu akan mendukung stabilitas eksternal," tuturnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT