Pemerintah Pulangkan 5 Kontainer Sampah Impor Ilegal


Penulis: Dhika Kusuma Winata - 17 June 2019, 15:30 WIB
MI/Dhika Kusuma Winata
 MI/Dhika Kusuma Winata
KLHK Segel Pengolahan Sampah Elektronik Ilegal di Kabupaten Tangerang

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menyiapkan pengembalian atau re-ekspor lima kontainer sampah ilegal ke Amerika Serikat.

Kelima kontainer yang diketahui milik importir PT AS tersebut berdasarkan Pemberitahuan Impor Barang (PIB) dan izin yang dimiliki sebagai importir produsen limbah Non-B3 berupa kertas didapati memuat sampah seperti sepatu, kayu, diapers, kain, kemasan makanan minuman dan sejumlah keran plastik.

Berdasarkan izin dari Kementerian Perdagangan seharusnya kontainer hanya boleh memuat scrap kertas dengan kondisi bersih tidak terkontaminasi limbah B3 dan tidak tercampur sampah.

"Lima kontainer telah loading di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sejak tanggal 14 Juni 2019. Setelah loading dan persyaratan pelayaran dipenuhi, kapal segera bergerak," kata Kepala Biro Humas KLHK Djati Witjaksono Hadi saat dikonfirmasi, Senin (17/6).

Baca juga: Siti Nurbaya: Pemerintah akan Pulangkan Sampah Ilegal

Awal teridentifikasinya sampah impor ilegal tersebut berawal dari kecurigaan pihak Ditjen Bea dan Cukai sehingga ketika kontainer masuk ke pelabuhan dialihkan ke jalur merah berarti memerlukan pemeriksaan lanjut.

Dalam pemeriksaan bersama KLHK, ternyata ditemukkan impuritas atau limbah lainnya selain scrap kertas. Pengaturan pelanggaran terhadap masuknya sampah ke wilayah Indonesia telah diatur melalui Undang Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah yang memandatkan sampah tidak boleh diimpor.

Adapun pengaturan perpindahan lintas batas limbah secara Internasional juga telah diatur melalui Konvensi Basel yang telah diratifikasi oleh Indonesia melalui keputusan Presiden Nomor 61 Tahun 1993.(OL-5)

BERITA TERKAIT