BNSP Gelar Asesmen untuk Lembaga Sertifikasi Profesi Uhamka


Penulis:  Syarief Oebaidillah - 16 June 2019, 18:50 WIB
Ist
 Ist
Tim BNSP berfoto bersama wakil rektor I dan dosen UHAMKA usai melakukan full asesmen LSP. 

BADAN Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menggelar  asesmen penuh di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka).

Full asesmen yang berlangsung belum lama ini di kampus Uhamka , Jakarta tersebut dibuka Wakil Rektor I Uhamka Prof Dr Abd Rahman A Ghani yang juga Dewan Pengarah.

Melalui keterangan tertulis yang diterima hari ini, Prof Rahman mengutarakan, asesmen LSP Uhamka tersebut dilakukan dalam rangka sertifikasi kompetensi kerja kepada LSP Uhamka guna memenuhi persyaratan sesuai dengan pedoman BNSP 201 dan 202 serta pedoman BNSP terkait pelaksanaan uji kompetensi.

Turut hadir Wakil Rektor III Uhamka Dr Lelly Qodariah , Direktur LSP Uhamka Dharmawati, bersama sejumlah dosen pendamping lainnya.


Baca juga: Kemensos Sebut Korban Bencana Alam Bisa Masuk PKH


Aapun tim BNSP yang melakukan asesmen antara lain Mulyanto sebagai ketua tim, Benny Hardiansyah dan Hari Ahmad Yani sebagai anggota.

Seperti diberitakan, BNSP merupakan lembaga independen yang dibentuk pemerintah untuk melaksanakan ketentuan Pasal 18 Ayat (5) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Badan ini bekerja untuk menjamin mutu kompetensi dan pengakuan tenaga kerja pada seluruh sektor bidang profesi di Indonesia melalui proses sertifikasi kompetensi kerja bagi tenaga kerja, baik yang berasal dari lulusan pelatihan kerja maupun dari pengalaman kerja.

Sedangkan tugas pokok dan fungsi BNSP sebagai otoritas sertifikasi personel sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi, utamanya termaktub pada Pasal 4 Ayat 1 yakni, guna terlaksananya tugas sertifikasi kompetensi kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, BNSP dapat memberikan lisensi kepada lembaga sertifikasi profesi yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja. (RO/OL-9)

BERITA TERKAIT