16 June 2019, 13:15 WIB

Anies: Guru Tua itu Figur Pendidik Luar Biasa


Meitha Meinansi | Nusantara

MI/Mitha Meinansi
 MI/Mitha Meinansi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri peringatan Haul Pendiri Pendidikan Alkhairaat Habib Sayyid Idrus bin Salim Al jufri (Guru Tua) ke-51 di Kota Palu. Anies menyebut ada ikatan emosional antara dirinya dengan Habib Saggaf, cucu Guru Tua.

Ia mengaku sudah berhubungan lama dengan cucu Guru Tua bahkan jika Saggaf dirawat di rumah sakit Jakarta, Anies selalu menjenguk.

"Kita semua tahu Guru Tua adalah figur pendidik yang luar biasa. Sepanjang hidupnya mendirikan lebih dari 600 madrasah. Indonesia Mengajar mengerjakan seperti beliau, tapi belum apa-apanya dibanding yang dikerjakan oleh Guru Tua," kata Anies kepada wartawan di sekretariat AJI Palu bersama IJTI dan PFI, Sabtu (15/6).

Anies mengaku keinginannya menghadiri Haul Guru Tua sudah ada sejak lama. Ia pun mengklaim kerap diundang namun tidak pernah berkesempatan hadir karena waktu yang ketat, seperti persis habis Lebaran dan bisanya di Jakarta selalu ada kegiatan.

Baca juga: Hujan Deras Warnai Peletakan Batu Pertama Islamic Center MUI

Ia menambahkan program pendidikan yang diusungnya dengan mengirim tenaga pengajar ke pelosok Tanah Air sama seperti yang dilakukan Guru Tua, namun belum sebanding.

"Kita mengirimkan anak-anak ke pelosok-pelosok Tanah Air, sama seperti beliau mengirimkan di berbagai wilayah di Indonesia. Karena itu saya ingin datang untuk menyampaikan apresiasi, dengar sendiri riwayatnya. Sekaligus dalam kesempatan ini, saya sampaikan Insya Allah kita  mendukung supaya Sayyid Idrus bin Salim Al Jufri bisa dijadikan Pahlawan Nasional," tutur Anies.

Ia mengaku senang dan bahagia berkesempatan menghadiri Haul Guru Tua serta bisa menyaksikan langsung puluhan ribu abnaulkhairaat dalam acara tersebut. Anies datang bersama seorang puteranya. Usai berdialog dengan jurnalis, Anies berfoto bersama ibu-ibu yang mengetahui keberadaannya.(OL-5)

 

BERITA TERKAIT