16 June 2019, 00:05 WIB

Chelsea Islan Jadikan Kegagalan sebagai Sahabat


Tosiani | Humaniora

MI/Ramdani
 MI/Ramdani
Aktris  Chelsea Islan

AKTRIS Chelsea Islan, 24, memiliki kunci keberhasilan dalam meraih mimpi-mimpinya, yakni menjadikan kegagalan yang dialaminya sebagai sahabat.

Menurut pemeran serial televisi berjudul Tetangga Masa Gitu? itu, menjadikan kegagalan sebagai sahabat membantu membentuk dirinya menjadi pribadi yang positif thinking dan yakin hari berikutnya akan lebih baik serta berhasil meraih mimpi.

Kelahiran Washington DC, Amerika serikat, 2 Juni 1995 itu mengaku memang kerap mengalami kegagalan. Namun, ia menganggapnya wajar karena semua orang pernah mengalami hal serupa.

"Pernah mimpi (saya) tidak terwujud, bahkan sering. Contohnya, saat tidak terpilih ketika casting untuk sebuah film. Gagal menjadi brand ambassador untuk sebuah produk. Tapi dari situ saya mengerti, bahwa kita harus kerja keras untuk mencapainya," tutur pemeran sederet film, seperti Refrain, Street Society, Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar, dan Di Balik 98 tersebut saat ditemui di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin.

Chelsea berpendapat, semua orang pernah mengalami kegagalan. Dari kegagalan yang ia alami, ia berusaha bangkit lagi dan mencobanya kembali dengan lebih baik. Karena itulah, ia selalu menjadikan kegagalan sebagai sahabat, dan bukan musuh. Dengan kegagalan, ia akan berusaha lebih baik lagi.

"Jadikan kegagalan sebagai sahabat, dan jangan jadikan musuh. Kita jadi positif thinking, yakin besok lebih baik, dan jadi pribadi yang lebih baik lagi," ujar Chelsea.

Putri dari pasangan Samantha Barbara dan Indra Budianto juga mengakui, meski kerap gagal di tengah jalan, dengan tekad dan usaha yang lebih baik, ia selalu melanjutkan setiap keinginan yang telah ia mulai. Ia yakin, dengan kerja keras dan lebih baik, di waktu berikutnya ia bisa berhasil.

Oleh karena itu, bagi dia, memotivasi diri sendiri juga sangat penting. "Mimpi bagi aku adalah harapan untuk maju dan motivasi adalah bagian hidup kita sehari-hari. Dengan mimpi, kita bisa maju," ucap Chelsea.

 

Terbitkan buku

Ia mengakui selama ini mempunyai banyak impian. Salah satu yang sudah terwujud ialah terbitnya buku Dreamplanner versi Chelsea Islan. Selain itu, masih banyak impian lain yang belum terwujud. Buku yang baru diterbitkannya itu ia sebut berguna untuk meraih mimpi-mimpi.

Meski demikian, lanjutnya, untuk mewujudkan mimpi seseorang tergantung dari kegigihan masing-masing.

Terkait dengan buku Dreamplanner versi Chelsea Islan, ia mengungkapkan bahwa ide menerbitban buku tersebut bermula dari pertemuan Merry Riana yang sudah lebih dulu bekerja sama menerbitkan buku dengan dream planner, dan menunjukkan buku tersebut kepadanya. Ia juga menerima ajakan untuk kerja sama membuat buku serupa versi Chelsea. "Dia menawarkan ke aku untuk buat buku versi aku," tuturnya.

Selanjutnya, setelah menerima tawaran tersebut, ia pun bertemu tim buku dream planner untuk merencanakan pembuatan buku mulai desain, quote, hingga warna. Proses berikutnya, tim melakukan photo shoot dan wawancara dengan Chelsea. Menurutnya, seluruh proses itu hingga launching buku menghabiskan waktu sekitar sembilan bulan. (H-1)

BERITA TERKAIT