Alibaba Cloud Usung Fitur dan Layanan Baru


Penulis: Rizky Noor Alam Laporan dari Singapura¬† - 15 June 2019, 04:10 WIB
MI/Rizky Noor Alam
 MI/Rizky Noor Alam
Suasana peluncuran sepuluh produk dan fi tur baru Alibaba Cloud di acara Alibaba Cloud APAC Summit 2019 pada akhir Mei silam di Singapura.

ANAK usaha Alibaba yang bergerak di teknologi komputasi awan, Alibaba Cloud meluncurkan lebih dari sepuluh produk dan fitur baru pada ajang Alibaba Cloud APAC Summit 2019, pada akhir Mei silam di Singapura.

Dalam kesempatan tersebut, Alibaba Cloud juga mengumumkan program akselerator baru yang menghubungkan para mitra teknologi dengan ekosistem Alibaba. Inovasi yang merupakan komitmen perusahaan untuk memberdayakan pelanggan mereka di kawasan Asia Pasifik dan para mitra ke dalam ekosistem digital dan masa depan yaitu 'all in cloud' (semua ada di awan).

"Kami tidak hanya menyediakan infrastruktur yang menjadi tulang punggung keseluruhan perekonomian Alibaba dari e-commerce, pembayaran, logistik, dan manajemen rantai pasokan. Ini merupakan misi kami untuk memastikan inklusivitas, sehingga teknologi komputasi awan kami bisa diakses perusahaan dari berbagai skala," ungkap President of Alibaba Cloud Intelligence International, Selina Yuan dalam acara Alibaba Cloud APAC Summit tersebut.

Adapun produk dan fitur terbaru Alibaba Cloud yang sebelumnya telah tersedia di Tiongkok dan untuk pertama kalinya dapat diakses para pebisnis di Asia Pasifik tersebut antara lain SaaS Accelerator, Alibaba Log Service, dan banyak lagi. (lihat grafis)

Seiring dengan komitmen perusahaan untuk membantu para pengusaha kecil, Alibaba Cloud juga meluncurkan kampanye dukungan layanan yang lebih baik, yang didesain untuk UMKM. Meliputi konsultasi prapenjualan langsung dan personal, 24 jam 7 hari layanan teknis, tambahan layanan teknis secara gratis, dan bantuan purnajual yang lebih cepat.

Alibaba Cloud tidak hanya memperkenalkan beragam fitur barunya, tapi juga meluncurkan program China Gateway yang bertujuan untuk mempermudah para pebisnis memasuki pasar Tiongkok. Program tersebut diluncurkan bersama dengan delapan mitra lokal di Singapura yang ditandai dengan penandatanganan kesepakatan. Acara itu disaksikan Menteri Senior Perdagangan dan Industri dan Pendidikan Singapura, Chee Hong Tat.

"Ini adalah misi kami untuk membangun layanan komputasi awan yang inklusif dan akan menggerakkan teknologi canggih dalam ekosistem yang saling terintegrasi. Bersama dengan para mitra, kami yakin untuk membantu para pebisnis lokal dengan beragam skala dan ukuran, serta dari beragam latar belakang, untuk membangun kawasan ini," tambah Yuan.

Para mitra yang membantu inisiatif tersebut adalah Info-communications Media Development Authority (IMDA), Enterprise Singapore, DBS SME Banking, Kamar Dagang dan Industri Singapura-China (SCCI), Singapore Management University Academy (SMU Academy), SGTech, Action Community for Entrepreneurship (ACE), dan TechNode.

Melalui para mitra lokal di Singapura dan di sekitar wilayah tersebut, Alibaba Cloud akan memberikan para perusahaan dari berbagai skala sebuah program pengenalan secara mendalam mengenai berbisnis di Tiongkok, menghubungkan mereka dengan perusahaan-perusahaan Tiongkok dan pelanggan melalui ekosistem Alibaba.

Untuk mendukung hal tersebut, Alibaba Cloud juga menyepakati kerja sama strategis dengan WeWork dan Softbank Telecom China untuk membangun platform satu atap, mulai dari solusi teknologi berbasis cloud computing (komputasi awan), jasa layanan perusahaan, ruang kerja yang fleksibel, pengelolaan acara, hingga konsultasi bisnis. Platform tersebut nantinya ditawarkan khususnya bagi pebisnis yang hendak masuk ke pasar Tiongkok atau yang ingin meningkatkan eksistensinya di Tiongkok.

"Ini adalah pertama kalinya tersedia kesempatan bagi para pebisnis yang fokus pada pasar Tiongkok untuk memanfaatkan keahlian lokal, pengalaman vertikal dan inovasi dari tiga perusahaan paling visioner di dunia dalam satu atap paket. Bersama-sama kami berkomitmen untuk mendukung perusahaan-perusahaan global untuk terhubung dengan pelanggan di Tiongkok yang sudah begitu akrab dengan teknologi," jelas Vice President Alibaba Group and General Manager of Strategy and Marketing for Alibaba Cloud Intelligence, Lancelot Guo. (M-2)

BERITA TERKAIT