MK Nilai Alat Bukti Gugatan Prabowo-Sandi Tak Lengkap


Penulis: Putra Ananda - 14 June 2019, 21:17 WIB
MI/Susanto
 MI/Susanto
Sidang perdana PHPU Pilpres 2019

HAKIM Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menyatakan berkas permohonan Prabowo-Sandi belum dilengkapi alat bukti yang lengkap. Hal tersebut dipaparkan Anwar dalam sidang perdana gugatan sengketa pilpres 2019 yang berlangsung di MK Jumat (14/6).

"Kepada pihak pemohon tercatat ada beberapa alat bukti yang tercatat belum ada bukti fisiknya atau belum asli," tutur Anwar.

Berdasarkan verifikasi yang dilakukan oleh panitera MK, ditemukan daftar alat bukti yang tidak dilengkapi dengan bukti fisik asli. Jumlah alat bukti yang belum lengkap tersebut mencapai puluhan. Anwar menegaskan, bahwa seluruh alat bukti yang disertakan dalam dalil harus asli, berikut alat bukti tambahan yang turut diberikan saat register administrasi.

"Ada catatan di daftar alat bukti namun tidak ada bukti fisiknya," papar Anwar.

Baca juga: MK Kabulkan Keberatan KPU, Hari Sidang Digeser Selasa

Menjawab hal itu, Kuasa Hukum pemohon Bambang Widjojanto sebagai mengatakan sebelumnua pihaknya telah mengirimkan semua alat bukti. Hanya saja, beberapa kiriman dinyatakan ditolak MK karena alasan sudah terlalu malam di luar jam kerja.

"Ada beberapa bukti sudah kami kirim, tapi teman-teman MK katanya sudah capek jadi mungkin belum (masuk datanya) bahkan katanya sudah tutup," jawab Bambang.

Mendengar itu, Anggota Majelis Hakim Suhartoyo menyanggah jika anggota MK kelelahan, melainkan hanya istirahat sejenak.

"Kami kerja sampai malam, mungkin saat itu datang sedang jam istirahat bukan menolak," bantah Suhartoyo.

Ditengahi Anwar Usman, bukti belum lengkap pemohon diminta bisa diselesaikan hingga malam ini. Agar, saat sidang pemeriksaan pokok perkara sudah tak ada masalah terkait administrasi. (OL-4)

BERITA TERKAIT