14 June 2019, 13:50 WIB

Bantah Kenaikan Gaji ASN Politis, TKN: Itu Upaya Kesejahteraan


Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum

 MI/Susanto
  MI/Susanto
Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN), Ace Hasan Syadzily

JURU Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN), Ace Hasan Syadzily, menampik soal gugatan Badan Pemenangan Nasional (BPN) yang menuding capres Joko Widodo melakukan kecurangan. Jokowi dinilai sengaja memanfaatkan posisinya sebagai petahana untuk menarik dukungan ASN dengan menaikan gaji mereka tersebut.

"Adakah yang salah dengan kenaikan gaji PNS, TNI dan Polri? Apa yang dilakukan Pemerintahan Jokowi merupakan upaya mensejahterakan mereka. Selama pemerintahan Jokowi, PNS, TNI dan Polri tidak mengalami kenaikan gaji mereka kecuali di akhir pemerintahan Jokowi ini," ungkap Ace saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (14/6).

Baca juga: Ini Alasan Tim Hukum Prabowo Kutip Pernyataan Yusril

Selain itu, kata Ace, penganggaran kenaikan gaji tersebut telah direncanakan tahun 2018 dalam Pidato Nota Anggaran Presiden di DPR. Artinya, rencana kenaikan gaji itu sudah sejak tahun sebelumnya dianggarkan. Lebih lanjut, ia mengatakan kenaikan gaji ASN tidak berimplikasi pada elektoral.

"Penting untuk diketahui bahwa TNI/Polri itu tidak memiliki hak suara dalam Pemilu. Sehingga soal kenaikan gaji TNI/Polri ini bukan untuk kepentingan elektoral, tetapi semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," kata Ace

Lebih lanjut, ia menuturkan, "Kalau kita lihat survei dan exit poll yang kami lakukan, sebagian besar ASN ini tidak memilih pasangan Jokowi-Kyai Ma’ruf," tandas Ace. (OL-6)

BERITA TERKAIT