Dipercepat, Kongres V PDIP Bakal Digelar Agustus 2019


Penulis: Thomas Harming Suwarta - 14 June 2019, 11:22 WIB
MI/Rommy Pujianto
 MI/Rommy Pujianto
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto 

KONGRES V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan dipercepat pada Agustus 2019 mendatang. Dimajukannya Kongres V yang direncanakan akan digelar di Bali tersebut dalam rangka penyesuaian dengan agenda pemerintahan negara dan kesempatan untuk menyusun seluruh agenda strategis Partai pasca Pemilu 2019, dan sebagai langkah preemptive bagi tugas Ideologis-strategis Partai.

Demikian disampaikan oleh Sekjend DPP PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia di Jakarta, Jumat (14/6).

Baca juga: Tim Kuasa Hukum Jokowi Fokus kepada Kewenangan MK

"Dengan kongres dipercepat maka ketika anggota DPR dan MPR dilantik, diikuti pelantikan Presiden Jokowi, dan KH Ma’ruf Amin, serta pembentukan kabinet, maka seluruh struktur Partai telah terkonsolidasi guna mendukung pemerintahan dan PDI Perjuangan semakin fokus mendukung sepenuhnya jalannya pemerintahan Jokowi. Jadi keputusan memercepat sangat strategis dan sebagai implementasi jatidiri sebagai Partai Pelopor," kata Hasto.

Ia menjelaskan apa yang dilakukan PDI Perjuangan adalah pembumian dari jalan keyakinan politik melalui ideologi Pancasila yang digelorakan oleh ide, pemikiran, cita-cita, gagasan, dan perjuangan Bung Karno, yang adalah Bapak Bangsa Indonesia.

“PDI Perjuangan kokoh secara ideologis, dan terus memerbaiki diri melalui pengelolaan Partai yang modern, menjadi Partai digital, namun tetap berakar kuat pada kebudayaan bangsa, dan bekerja dengan cara gotong royong," lanjutnya.

Menurutnya, sikap progresif dalam pikir dan gerak kepartaianlah yang juga mendorong dan ikut melahirkan gagasan Kongres dipercepat.

“Persiapan seluruh jajaran kepartaian untuk menjadi kekuatan utama yang efektif mengawal Jokowi-KH Ma’ruf akan dilakukan lebih awal. PDI Perjuangan sebagai Partai Pelopor berdiri di depan bagi kemajuan Indonesia Raya di segala bidang kehidupan," ungkap Hasto. (OL-6)

BERITA TERKAIT