Peminat Kereta Ringan Jakarta Membeludak


Penulis: Putri Anisa Yuliani - 12 June 2019, 10:45 WIB
MI Ramdani
 MI Ramdani
Warga menaiki LRT dari Stasiun Boulevard Utara menuju Velodrome, Jakarta, Selasa (11/6/2019). 

SEDIKITNYA lima ribu orang telah mendaftarkan diri untuk menjajal moda transportasi lintas raya terpadu (LRT) Jakarta yang melakukan uji publik mulai Selasa (11/6) hingga Jumat (21/6).

Uji publik berlangsung sejak pukul 05.30 WIB-23.00 WIB setiap harinya, dengan selang waktu antarkereta (headway) 10 menit. Kereta LRT menaikkan dan menurunkan penumpang di enam titik, yakni Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulo Mas, Stasiun Equestrian, serta Stasiun Velodrome, dengan total jarak 5,6 km.

Corporate Communication Manager PT LRT Jakarta Melisa Suciati menyatakan pihaknya menyiapkan sebanyak delapan kereta dengan dua rangkaian untuk mengakomodasi lima ribu penumpang.

Uji publik LRT dilakukan untuk memastikan kesiapan operasi menjelang beroperasi secara resmi. Masyarakat yang ingin merasakan naik LRT Jakarta dapat meregistrasi lewat laman bit.ly//UjiPublikLRTJ. Setelah masuk ke laman resmi LRT Jakarta tersebut, calon penumpang akan diminta mengisi formulir pendaftaran dengan benar.

Jika data dalam formulir sudah diisi dengan benar, calon penumpang dapat langsung mengklik tombol submit, kemudian pihak LRT akan mengirim e-mail verifikasi.

Ketika calon penumpang mengklik kembali link e-mail yang dikirim LRT akan muncul e-ticket yang nantinya dapat ditukarkan dengan tiket sekali jalan kepada petugas loket. E-ticket hanya dapat ditukarkan pada tanggal pilihan calon penumpang dan tidak dapat digunakan kembali.

Para penumpang yang mengikuti uji publik kemarin mengabadikan peristiwa dengan berswafoto maupun memvideokan melalui telepon seluler mereka. "Halo teman-teman, sekarang kami lagi di dalam kereta LRT Jakarta," kata seorang penumpang saat melakukan rekaman video.

Penumpang lainnya, Linda, 21, menilai kereta LRT nyaman dan layak dijadikan pilihan moda transportasi. "Kursinya nyaman, pendingin udara pas, dan waktu tempuh hanya 10 menit dari Velodrome Rawamangun ke Boulevard Raya," ucapnya.

Secara terpisah Anggota Komisi B DPRD DKI Ida Mahmudah mendesak Gubernur DKI Anies Baswedan melanjutkan warisan Basuki Tjahaja Purnama itu hingga sampai ke Dukuh Atas agar terintegrasi dengan MRT. (Put/Rif/J-1)

BERITA TERKAIT