11 June 2019, 16:25 WIB

Antisipasi Kekurangan, LRT Lakukan Uji Publik


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
 ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Warga berada di dalam kereta Light Rail Transit (LRT) saat uji publik di kawasan Kelapa Gading, Jakarta

PELAKSANAAN uji publik Light Rail Transit (LRT) bagi masyarakat umum merupakan salah satu upaya PT LRT Jakarta mengantisipasi berbagai kekurangan moda transportasi massal sebelum beroperasi komersial.

Direktur Proyek LRT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin meniru langkah manajemen Moda Raya Terpadu (MRT) yang terlebih dulu menerapkan uji publik selama dua pekan sebelum beroperasi komersial guna melihat berbagai hal yang belum tersedia dalam pengoperasian LRT.

"Sama seperti MRT kan. Supaya kita bisa tahu bagaimana mengantisipasi kekurangannya. Ini kan rangkaian sebelum operasi komersial," kata Iwan saat dihubungi, Selasa (11/6).

Baca juga: DPRD DKI Dorong Pembangunan LRT Hingga Dukuh Atas

Ia pun membantah uji publik ini merupakan yang kedua. Karena sebelumnya LRT tidak melakukan uji publik melainkan uji coba. Dalam tahapan uji coba yang dilakukan Maret lalu, penumpang yang diperbolehkan mengikuti dalam tataran terbatas.

"Dulu kita uji coba undangan, penumpangnya tertentu. Kalau ini bisa umum. Ini uji publik namanya. Beda uji coba dengan uji publik. Kalau uji coba tidak pakai penumpang, kalau ini uji coba publik benar dibuka umum dan pakai penumpang. Jadi orang bisa datang langsung registrasi langsung naik. Ini mirip komersial operasi," terangnya.

PT LRT Jakarta membuka uji publik mulai hari ini hingga 11 hari mendatang bagi masyarakat umum. Masyarakat yang ingin mengikuti uji publik harus melakukan pendaftaran di situs resmi LRT Jakarta yakni www.lrtjakarta.co.id

Setiap hari, LRT Jakarta membuka kesempatan bagi 5 ribu warga untuk mencoba menggunakan LRT yang memiliki jarak tempuh 5,6 km dari Kelapa Gading-Velodrome.(OL-5)

BERITA TERKAIT