Huawei Teken Kontrak untuk Kembangkan Teknologi 5G di Rusia


Penulis: Basuki Eka Purnama - 06 June 2019, 09:15 WIB
AFP/Maxim SHIPENKOV
 AFP/Maxim SHIPENKOV
Petinggi Huawei Guo Ping (kedua dari kiri) berjabat tangan dengan CEO MTS Alexei Kornya.

PERUSAHAAN raksasa Tiongkok Huawei, yang dipandang sebagai ancaman keamanan oleh Amerika Serikat, Rabu (5/6), menandatangani kontrak dengan perusahaan telekomunikasi Rusia MTS untuk mengembangkan teknologi 5G di negara itu selama tahun depan.

Kesepakatan itu ditandatangani di sela-sela pertemuan antara pemimpin Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow.

MTS mengatakan, "Kesepakatan itu akan memastikan pengembangan teknologi 5G dan menjadi pilot diluncurkannya jaringan generasi kelima pada 2018-2020."

Pemimpin Huawei Guo Ping mengaku sangat senang dengan kesepakatan itu.

Baca juga: Huawei Gugat Aturan Pemerintah AS

Huawei dilanda masalah sejak Mei lalu ketika Presiden AS Donald Trump memutuskan melarang perusahaan AS untuk menjual teknologi tinggi kepada Huawei yang dituding melakukan aksi mata-mata untuk Beijing.

Pakar mengatakan keputusan AS yang akan berlaku dalam tempo tiga bulan ke depan bisa mengancam keberlangsungan hidup Huawei yang bergantung pada chip buatan AS untuk ponsel mereka.

Sejumlah perusahaan telah menjauhkan diri dari Huawei, termasuk Google, yang sistem Androidnya digunakan di mayoritas ponsel pintar dunia. (AFP/OL-2)

 

BERITA TERKAIT