05 June 2019, 19:17 WIB

Bapak Liga Champions Meninggal, Kongres FIFA Berduka


Cahya Mulyana | Sepak Bola

AFP/FRANCK FIFE
 AFP/FRANCK FIFE
Peserta Kongres FIFA mengheningkan cipta setelah mendengar berita meninggalnya mantan Presiden UEFA Lennart Johansson

MANTAN Presiden UEFA Lennart Johansson meninggal dunia di usia 89 tahun, Rabu (5/6). Kabar duka meninggalnya pria yang tersohor sebagai bapak Liga Champions dari Federasi Sepak Bola Swedia itu sontak membuat kongres FIFA di Paris, Prancis, menjadi hening.

"Sepak bola Swedia sedang berkabung. Lennart Johansson telah meninggal. Dia meninggal pada malam 4 Juni di usia 89 tahun setelah sakit singkat," kata perwakilan Federasi Sepak Bola Swedia di tengah Kongres FIFA, dilansir dari AFP, Rabu (5/6).

Johansson mendermakan diri di UEFA dari 1990 hingga 2007. Ia mampu melahirkan kompetisi antarjuara liga domestik di daratan Benua Biru yang bernama Liga Champions.

Berkat jasanya, turnamen sepak bola antarklub di Eropa itu menjadi sorotan dunia sekaligus membuat sepak bola menjadi bisnis menggiurkan dari hasil hak siar.

"Saya sedih mendengar berita meninggalnya Lennart Johansson," kata Presiden FIFA Gianni Infantino sambil mengajak hadirin mengheningkan cipta sesaat.

Baca juga: Kreator Liga Champions Tutup Usia

"Dia adalah teman dan sumber kebijaksanaan dan inspirasi yang tidak ternilai. Saya akan selamanya bersyukur karena memilikinya sebagai presiden UEFA ketika saya bergabung dengan organisasi itu pada 2000," lanjutnya.

Setelah itu, kata Infantino, Johansson menjadi teladannya. Karakter yang paling ia kagumi dari Johansson adalah profesionalitas dan kemanusiaannya karena menjadi kunci sukses membangjn UEFA.

Bahkan, Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan pendahulunya itu merupakan pelayan sepak bola yang akan selalu dikenang sebagai arsitek Liga Champions..

Johansson terakhir kali tampil di depan umum pada final Liga Europa antara Chelsea dan Arsenal di Baku pada 29 Mei. Sayangnya, saat final Liga Champions yang mempertemukan Liverpool dengan Tottenham Hotspur pada 1 Juni di Madrid, Johansson tidak dapat hadir karena sakit.

Johansson lahir pada 5 November 1929 dari keluarga sederhana di Stockholm, Swedia. Johansson meniti karier dari pesuruh kemudian menjadi direktur di sebuah perusahaan properti.

Kemudian dia masuk ke dunia sepak bola dengan posisi awal sebagai administrator olahraga pada 1960-an dan berlanjut menjadi presiden klub sepak bola elite Swedia AIK. Dia kemudian ketua federasi sepak bola Swedia sebelum terpilih sebagai ketua UEFA pada 1990.

Namun, dia tidak pernah mencapai ambisi terbesarnya karena pada1998. Ia dikalahkan Sepp Blatter dalam upayanya menjadi Presiden FIFA.

Pasangan ini tidak pernah berbicara lagi tetapi Johansson tetap menjadi kritikus terhadap Blatter. Bahkan ia mengatakan Blatter harus keluar dari FIFA pada 2015 menyusul isu korupsi dalam pemberian status tuan rumah Piala Dunia 2018 di Rusia dan edisi 2022 di Qatar. (OL-2)

BERITA TERKAIT