03 June 2019, 18:52 WIB

Jumlah Laka Hingga H-3 Lebaran 2019 Turun 60%


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

TERUS menurunnya jumlah pemudik pengguna sepeda motor dan meningkatnya jumlah pengguna jalan tol seiring beroperasinya Tol Trans Jawaa ikut berkontribusi terhadap menurunnya jumlah kecelakaan lalu lintas saat arus mudik.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, hingga H-7 hingga H-3 Lebaran 2019, angka kecelakaan lalu lintas turun hingga 60% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Satu pasti motor karena motor kecenderungannya turun. Yang kedua pemudik ini rata-rata menggunakan jalan tol. Kalau jalan tol ini kan relatif terkontrol, apalagi ada one way, kecepatan kita batasi, itu sangat mengurangi terjadinya kecelakaan," kata Budi Karya Sumadi di kantor Kementerian Perhubungan, Senin (3/6).

Selain itu, Menhub menilai sikap para pengguna jalan yang lebih hati-hati dan patuh pada peraturan, serta andil para personel yang bertugas turut memengaruhi turunnya jumlah kecelakaan pada momen mudik tahun ini.

Baca juga : 30 Ribu Pemudik Tinggalkan Kota Bekasi Gunakan Bus

"Saya tentu mengapresiasi para pengguna yang lebih hati-hati dan apa yang kita usulkan kepada masyarakat itu ditaati, selain para petugas, baik itu dari Kapolres maupun Dishub yang secara sistematis melakukan kegiatan itu," terangnya.

Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas pada operasi ketupat tahun 2019, sejak H-7 sampai H-3 Lebaran, telah terjadi sebanyak 284 kecelakaan. Jumlah ini turun 60% dibanding tahun lalu yakni sebanyak 703 kejadian.

Jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 61 jiwa, turun 59% dari periode yang sama tahun lalu sebesar 148 jiwa. Sedangkan jumlah korban luka berat turun sebesar 71% dari 143 jiwa menjadi 61 jiwa pada tahun ini. Jumlah korban luka ringan turun sebesar 69% dari 925 orang menjadi 289 orang di tahun ini.

Namun Menhub mengimbau masyarakat agar tetap waspada karena masih ada momen pasca Lebaran yang sering digunakan untuk berwisata.

"Tapi kita tidak boleh underestimate karena ke depan itu masih ada Hari Raya, biasanya habis Hari Raya itu banyak sekali bis-bis yang berwisata dan justru itu potensi kecelakaannya tinggi," tuturnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT