Patok Tarif Tinggi, Juru Parkir Liar Dicokok Polda


Penulis: Lina Herlina - 01 June 2019, 20:05 WIB
MI/Lina
 MI/Lina
Aparat Kepolisian menerima laporan, jika terjadi pemalakan oleh juru parkir liar di sekitar Pasar Butung Makassar. 

APARAT Kepolisian menerima laporan, jika terjadi pemalakan oleh juru parkir liar di sekitar Pasar Butung Makassar. Karenanya, Sabtu (1/6), mereka langsung menindaklanjutinya.

Polisi pun kemudian mengamankan empat jukir liar, yang tiga di antaranya diamankan di sekitar Jalan Nusantara, dan seorang di New Makassar Mal. Keempatnya ialah Subhan (32), Surianto (42), A (10), dan Muh Tang (42).

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, dari keterangan Subhan, yang kesehariannya bekerja sebagai pegawai ekspedisi diketahui, jika saat melakukan parkir di sekitar Pasar Butung, yaitu di Jalan Kalimantan, Jalan Tentara Pelajar dan sekitarnya memang memasang tarif parkir untuk mobil antara Rp40-Rp50 ribu per sekali parkir.

Selain itu kata Dicky, Surianto menjelaskan, jika ia bekerja sebagai jukir karena dipanggil oleh seorang bernama Dg Bali, untuk menjadi jukir dadakan di Jalan Nusantara dengan tarif antara Rp3-5 ribu dan digaji Rp25 ribu dengan bekerja selama empat jam sehari.


Baca juga: Polda Sumut masih Tunggu Kehadiran Dahnil dan Gus Irawan


"Mereka tugas dari Asar sampai Magrib," katanya.

Dari keterangan sementara, keempat jukir tersebut adalah jukir dadakan saja. Mereka melakukan kegiatan parkir atas suruhan orang, dengan tarif diluar dari aturan Perda No 17 Tahun 2006, tentang pengelolaan parkir tepi jalan umjm dalam daerah Kota Makassar.

"Hanya saja, keempat jukir tersebut tidak dapat memperlihatkan tanda pengenal parkir dan karcis parkir resmi. Sehingga telah dilakukan berita acara introgasi, membuat pernyataan dan mengingatkab untuk tidaj memgulangi perbuatannya," tegas Dicky. (OL-1)

BERITA TERKAIT