28 May 2019, 16:45 WIB

Kemenhub Optimalkan 113 Kapal Perintis Dukung Angkutan Laut Lebar


Andhika Prasetyo | Nusantara

DIREKTORAT Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan akan mengoptimalkan 113 kapal perintis untuk mendukung angkutan Lebaran 2019.

Kapal-kapal perintis tersebut akan disiapkan di daerah-daerah yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang sehingga semua dapat terangkut.

“Semua kapal perintis dilibatkan dalam angkutan Lebaran. Ada beberapa kapal yang kita perbantukan di daerah yang lonjakan penumpangnya cenderung tinggi seperti Jawa Timur,” ujar Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Budi Mantoro, melalui keterangan resmi, Selasa (28/5).

Di luar 113 kapal yang sudah disebutkan, ia mengatakan ada lima kapal perintis lain yang difungsikan sebagai cadangan.

Kelima kapal itu yakni kapal KM Sabuk Nusantara 39 untuk mengisi trayek Makassar (R-20), KM Sabuk Nusantara 35 untuk trayek Sunda Kelapa/Tanjung Priok (R-11), KM Sabuk Nusantara 27 untuk trayek Surabaya (R-16), KM Sabuk Nusantara 46 untuk trayek Surabaya (R-19) dan KM Sabuk Nusantara 97 untuk menambah ruas Tarakan-Toli-toli (R-42).

Baca juga: Basarnas Lampung Turunkan 94 Personel Amankan Mudik Lebaran

Pemerintah juga akan memodifikasi rute atau penambahan frekuensi rute yang disesuaikan pada kebutuhan masyarakat. Seperti R-16, R-17, R-18 dan R-19 untuk rerouting wilayah Jawa Timur.

Trayek R-16 mencakup rute Surabaya-Masalembo-Keramaian-Masalembo-Kalianget-Sapudi–Kangean–Sapeken–Pagerungan Besar–Sapeken–Tanjung Wangi–Sapeken–Pagerungan Besar–Sapeken–Tanjung Wangi– Sapeken–Pagerungan Besar–Sapeken–Kangean–Sapudi–Kalianget–Masalembo–Keramaian–Masalembo–Surabaya.

"Trayek ini dilayani KM Sabuk Nusantara 92 dengan berat 1.200 DWT yang dioperatori PT Pelni," ucap Budi.

Trayek R-17 meliputi rute Surabaya–Masalembo–Keramaian–Matasiri–Maradapan– Marabatuan–Batulicin–Kotabaru–Batulicin–Marabatuan–Maradapan–Matasiri–Keramaian–Masalembo–Surabaya.

Trayek tersebut juga dioperatori PT Pelni dengan KM Sabuk Nusantara 99 dengan berat 1.200 DWT.

Trayek R-18 mencakup rute Surabaya–Kalianget–Kangean–Sapeken–Bulelen–100– Carik–Badas–Bima–Labuhan Bajo–Waikelo–Labuhan Bajo–Bima–Badas–Carik– Buleleng–Sapeken–Kangean–Kalianget–Surabaya.

Rute tersebut dilayani KM Bukit Patung dengan berat 350 DWT dan kapal pengganti KM Catherine S dengan berat 1.075 DWT yang dioperatori PT Citrabaru Adinusantara.

Adapun, Trayek R-19 yang meliputi rute Surabaya–Masalembo–Keramaian–Masalembo–Kalianget- -Sapudi–Kangean–Sapeken–Pagerungan Besar–Sapeken–TanjungWangi–Sapeken–Pagerungan Besar–Sapeken–Kangean–Sapudi–Kalianget–Masalembo–Keramaian– Masalembo–Surabaya juga dioperatori Pelni dengan KM Sabuk Nusantara 115.

Berdasarkan data proyeksi Kementerian Perhubungan, jumlah penumpang angkutan laut pada periode Lebaran kali ini akan mencapai 1,9 juta orang, naik 4,8% dari tahun sebelumnya.

Adapun jumlah armada potensial yang disiagakan sebanyak 1.293 unit dengan kapasitas angkut 3,4 juta orang. Armada-armada itu terdiri dari kapal Pelni, kapal perintis, kapal swasta dan kapal perintis cadangan atau pengganti. (OL-2)

BERITA TERKAIT