27 May 2019, 06:51 WIB

Kiprah Allegri di Juventus Berakhir dengan Kekalahan


Despian Nurhidayat | Sepak Bola

AFP/Isabella BONOTTO
 AFP/Isabella BONOTTO
Massimiliano Allegri

MASSIMILIANO Allegri mengakhiri kariernya di Juventus dengan cara yang mengecewakan, Minggu (26/5) malam, setelah sang juara dikalahkan oleh dua gol Sampdoria. Itu berarti Allegri mengakhiri kiprahnya bersama La Vecchia Signora dengan lima pertandingan tanpa kemenangan secara beruntun.

Sebuah penyelesaian baik dari Gregoire Defrel enam menit menjelang waktu berakhir dan juga tendangan bebas yang luar biasa dari Gianluca Caprari sukses menenggelamkan Juventus yang hanya mampu menambahkan tiga poin setelah mengamankan gelar Serie A beruntun mereka pada akhir bulan lalu.

Namun, terlepas dari penampilan mereka dalam beberapa pekan terakhir, Juventus mereka masih finis 11 poin di atas Napoli yang berada di posisi kedua, yang mengakhiri kampanye mereka dengan kekalahan 3-2 dari Bologna, Sabtu (25/5) malam.

"Saya merasa baik karena saya mengakhiri lima tahun yang luar biasa dengan memenangkan gelar. Besok era baru dimulai," ungkap Allegri.

Baca juga: Atalanta dan Inter Milan Raih Tiket ke Liga Champions

Allegri meninggalkan Juventus dengan mempersembahkan empat gelar Coppa Italia dan membangun kembali tim yang dijuluki Nyonya Tua sebagai salah satu kekuatan yang patut diwaspadai di Eropa.

Allegri juga mengantarkan Juventus mencapai dua final Liga Champions dan mendatangkan Cristiano Ronaldo pada musim panas lalu.

"Saya akan kembali bekerja ketika saya memiliki kesempatan. Saya perlu menemukan tim yang dapat saya nikmati sendiri dan melakukan pekerjaan dengan baik," tambahnya.

Allegri mengistirahatkan sejumlah pemainnya pada pertandingan terakhir ini, termasuk Ronaldo. Hal itu dilakukan untuk memberi pencetak gol terbanyak liga Fabio Quagliarella kesempatan untuk memperpanjang keunggulannya di puncak pencetak skor terbanyak musim ini.

Pemain berusia 36 tahun yang tengah dikaitkan dengan kepindahannya ke Napoli, klub yang didukungnya ketika masih anak-anak ini gagal menambah torehan 26 golnya.

Meski demikian, dia tetal memastikan tempatnya sebagai pencetak gol terbanyak karena unggul empat poin dari penyerang muda AC Milan, Krzysztof Piatek, dan penyerang Atalanta Duvan Zapata. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT