27 May 2019, 02:20 WIB

Banyumas dan Bantul Siagakan Air Bersih


MI | Nusantara

Dok. MI
 Dok. MI
Truk tangki air bersih

MEMASUKI musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), menyiapkan 1.000 tangki air bersih untuk memasok daerah yang mengalami kekeringan. Hingga kini, baru Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh, yang meminta bantuan air bersih.

Meski begitu, setidaknya terdapat 71 desa yang rawan kekeringan. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Suyanto, mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan daerah-daerah yang potensial mengalami krisis air bersih.

“Ada 71 desa di 17 kecamatan di Banyumas yang rawan mengalami kekeringan saat musim kemarau mendatang. Oleh karena itu, BPBD telah menyiapkan pasokan air bersih menghadapi kemarau nanti,” kata Suyanto, kemarin.

Untuk kemarau 2019, lanjutnya, BPBD telah menyiapkan 1.000 tangki air bersih dengan kapasitas per tangki mencapai 5.000 liter.

“Salah satu desa yang telah kami kirimi air bersih ialah Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh. Selain itu juga Puskesmas Sumpiuh II karena sudah mengalami kekeringan. BPBD juga memasok air bersih ke Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja, tetapi di lokasi tersebut warga mengalami krisis air bersih karena pompa rusak,” terangnya.

Sementara itu, Pemkab Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah menginventarisasi dusun-dusun yang mungkin mengalami kekurangan air bersih atau kekeringan saat Lebaran nanti.

Kepala BPBD Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto, kemarin mengatakan melalui inventarisasi ini akan memudahkan pelaksanaan penyaluran air bersih kepada warga yang memerlukan.

“Harapannya, jangan sampai nanti saat Lebaran ada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih untuk keperluan sehari-hari,” ung­kapnya. Menurutnya, saat ini sudah ada dua desa yang terdampak kekeringan, yakni Desa Wijirejo di Kecamatan Pandak dan Desa Segoroyoso di Kecamatan Pleret.

Dia melanjutkan, sejauh ini BPBD sudah menerima permintaan air bersih dari Desa Segoroyoso dan Desa Wijirejo. Namun, permintaan itu masih sebatas untuk memenuhi kebutuhan rumah ibadah.

Jika rumah tangga juga memerlukan, jelasnya, BPBD akan segera mengirimkan air bersih. Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Bantul, Aka Luk Luk menambahkan, BPBD Kabupaten Bantul pada Lebaran nanti juga akan mengoptimalkan ke­siapsiagaan petugas pema­dam kebakaran. (LD/AU/N-3)

BERITA TERKAIT