25 May 2019, 19:45 WIB

Federer: Djokovic dan Nadal akan Sulit Dikalahkan


Despian Nurhidayat | Olahraga

Andreas SOLARO / AFP
 Andreas SOLARO / AFP
Roger Federer 

ROGER Federer akan menjadi juara Grand Slam sepanjang masa, jika ia mampu meraih kemenangan di Prancis Terbuka 2019. Ini pun akan menandai peringatan 10 tahun kemenangannya.

Meskipun demikian, Federer mengakui bahwa harapannya untuk mengalahkan Nadal dan Djokovic akan sulit.

"Saya merasa seperti telah bermain tenis dengan bagus, tetapi apakah itu cukup untuk melawan petenis yang benar-benar top ketika benar-benar dalam keadaan krisis? Saya tidak yakin apakah itu ada di tangan saya," ungkap Federer.

Petenis asal Swiss itu akan berhadapan dengan petenis Italia, Lorenzo Sonego yang berada di peringkat 73 dunia pada putaran pertama pada hari Minggu (26/5) dan kemungkinan besar dapat bertemu Nadal di semifinal.

Nadal, yang rekornya di Roland Garros dengan 11 gelar mengejutkan dan rekor menang-kalah 86-2, mengklaim gelar kesembilan Italia Terbuka dan rekor Masters ke-34 pada pekan lalu.

Baca juga: Cedera, Federer Mundur di Perempat Final Italia Terbuka

"Saya tidak peduli apakah saya favorit. Saya peduli dengan perasaan baik dan bermain bagus," ungkap Nadal yang akan melawan petenis Jerman, Yannick Hanfmann pemegang nomor 184 dunia yang tidak pernah memenangkan pertandingan Grand Slam.

Kemenangan tiga set Nadal atas Djokovic di Roma dikatakan sangat tepat waktu karena itu merupakan gelar pertamanya pada tahun 2019 dan telah mengikuti tiga kekalahan semifinal berturut-turut di Monte Carlo, Barcelona dan Madrid.

Dua yang terakhir ialah melawan Dominic Thiem dan Stefanos Tsitsipas, keduanya bermain dengan backhand satu tangan, sama seperti Federer. (AFP/OL-7)

BERITA TERKAIT