Erupsi Gunung Agung Batalkan 15 Penerbangan


Penulis: Arnoldus Dhae - 25 May 2019, 10:55 WIB
Antara
 Antara
Letusan  Gunung Agung yang terjadi Jumat (24/5) malam menyebabkan beberapa jadwal penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali dibatalkan.

LETUSAN Gunung Agung yang terjadi Jumat (24/5) malam menyebabkan beberapa jadwal penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali dibatalkan. Humas PT Angkasa Pura Ngurah Rai, Arie Ashanurrohim menjelaskan, pembatalan dilakukan karena assesment pribadi dari maskapai bersangkutan.

"Bukan kebijakan atau permintaan resmi dari AirNav atau pengelola bandara. Kami pastikan bahwa sebenarnya sejak semalam Bandara Ngurah Rai tetap beroperasi normal. Kami tegaskan bahwa maskapai yang membatalkan penerbangan karena assesment pribadi untuk keselamatan penerbangan," kata kata Arie di Denpasar, Sabtu (25/5).

Dari semua maskapai yang melayani dari dan ke Bandara Ngurah Rai, hanya beberapa maskapai dari Australia yang membatalkan penerbangan dari dan ke Bali. Sementara penerbangan asing dan domestik lainnya tetap berjalan normal sejak tadi malam.

Menurutnya, ada 15 penerbangan yang sempat membatalkan penerbangan tadi malam. Semuanya berasal dari Australia. Mereka berasal dari keberangkatan Qantas Airways 2 penerbangan, Virgin Airlines 4 penerbangan, Jet Star 4 penerbangan.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali menyatakan beberapa penerbangan dari Bandar Udara Internasional Gusti Ngurah Rai Bali dibatalkan begitu pula dengan penerbangan menuju ke Bandara tersebut dialihkan sementara tadi malam.

"Mereka memang lebih mengutamakan keselamatan penerbangan. Itu merupakan kebijakan internal maskapai. Tidak ada instruksi resmi dari pemerintah atau otoritas yang berwenang," ujar Polana B Pramesti selaku Direktur Jenderal Perhubungan Udara. Polana juga mengimbau kepada seluruh pihak terkait untuk terus melakukan koordinasi dan memonitor erupsi Gunung Agung Bali. Apabila menggangu keselamatan penerbangan maka untuk bandara dapat ditutup sementara.

baca juga: Empat Poin Mantapkan Hubungan Tiongkok-Indonesia

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali, Elfi Amir menjelaskan, hujan abu vulkanik ringan memang terjadi semalam dan kondisi berlangsung sampai dengan pukul 01.00 Wita. Terdeteksi abu vulkanik pada ketinggian sekitar 4000-5000 meter di ruang Udara Bandara Ngurah Rai dengan intesitas sedang tapi agak tersebar. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT