Toko Tani Indonesia Center Disambut Gembira Warga Bogor


Penulis: mediaindonesia.com - 24 May 2019, 21:46 WIB
Antara
 Antara
Pedagang menunjukkan cabai merah yang dijual di Toko Tani Indonesia Centre, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) terus memperluas jaringan Toko Tani Indonesia (TTI), sebagai pusat perbelanjaan yang menjual berbagai komoditas pangan strategis, seperti beras, daging, bawang, sayuran, dan buah dengan hargs terjangkau. Kali ini, TTI secara resmi dibuka di Kampus Penelitian Pertanian, Cimanggu Bogor.

Resmi dibuka pada Jumat (24/05) pagi, TTI Center Bogor membeludak dikunjungi warga sekitar, terutama ibu-ibu. Salah satu pembeli, Yati, 57, mengaku terkejut dengan harga produk yang dijual TTI Center.

"Saya waktu baca promonya di Whatsapp Group, kaget juga dengan harganya kok bisa lebih murah dibandingkan harga di pasar. Ternyata setelah ke sini, harganya memang murah," sebut Yati.

Salah satu komoditas yang memancing antrean adalah bawang putih. Jenis bawang  yang harganya empat bergejolak di pasar itu ternyata dijual di TTI Center dengan harga terjangkau. Tak ayal, para pembeli berderet mengantre untuk membeli bawang putih. "Bawang putih di pasar Rp50 ribu per kilogram, di sini bisa setengahnya," diakui Yati.

Tak hanya bawang putih, Yati juga turut memburu komoditas pangan lainnya. Daging dengan kualitas grade A dijual dengan harga Rp75 ribu per kilogram. Masih jauh di bawah harga daging dengan kualitas sama di pasaran yang biasanya dibanderol dengan harga Rp120 ribu per kilogramnya.

Pembeli lainnya, Aini, 53, mengetahui tentang peresmian TTI Center Bogor dari temannya. "Saat mengetahui harganya, saya langsung ke sini," tuturnya.

Aini sudah mengantongi sejumlah produk karkas sapi, seperti daging, paru, dan hati. Meskipun mengantre, Aini melihat antrean pembeli masih tergolong wajar. "Meskipun pengunjungnya banyak, tapi masih teratur. Jadi belanjanya pun nyaman," kata Aini.

Kepala BKP Agung Hendriadi mengungkapkan para penyuplai TTI adalah petani dan produsen. Karena itu, TTI diharapkan dapat memangkas mata rantai distribusi penjualan hasil pertanian yang panjang selama ini.

"Melalui TTI  diharapkan perbaikan distribusi akan terbentuk, karena lebih mendekatkan petani dengan konsumen, sehingga petani selaku produsen memperoleh harga yang layak, di sisi lain konsumen memperoleh harga  terjangkau," sebut Agung saat meresmikan pembukaan TTI Center Bogor.

Baca juga: Mengenal Produk Asli Karawang di TTIC

Karena didatangkan langsung dari petani dan produsen langsung, mayoritas harga komoditas pangan yang dijual di TTI Center dijamin lebih murah dibanding harga di pasaran. Misalnya beras Rp8.500/kg cabai merah Rp10.000/kg, bawang merah Rp22.000/kg, bawang putih Rp25.000, ayam Rp30.000/kg; telur ayam Rp22.000/kg, daging sapi segar Rp75.000/kg; gula pasir Rp11.000/kg, dan minyak goreng Rp10.000/liter.

"Ini adalah TTI Center ke-21 yang kami buka. Sebelumnya sudah ada 20 TTI Center di 20 ibukota provinsi. Bogor bukan ibukota provinsi, tapi kami putuskan membuka di sini karena antusiasme sangat besar," jelas Agung. (X-15)

BERITA TERKAIT