25 May 2019, 04:15 WIB

Dalam 3 Hari, Rp3,6 T Dana Asing Masuk RI


Atalya Puspa | Ekonomi

MI/MOHAMAD IRFAN
 MI/MOHAMAD IRFAN
Gubernur BI Perry Warjiyo

BANK Indonesia (BI) menyampaikan dana asing yang masuk ke Indonesia semakin meningkat. Dalam tiga hari terakhir, aliran dana asing (inflow) sebanyak Rp3,6 triliun masuk ke Tanah Air dalam bentuk surat berharga negara (SBN).

“Ya, kurang lebih ada sekitar Rp3,6 triliun (inflow) selama tiga hari terakhir (masuk ke Indonesia),” ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo kepada wartawan di kompleks BI, Jakarta, Jumat (24/5).

Perry merinci, Kamis (23/5) terdapat Rp1,75 triliun inflow asing yang masuk. Sebelumnya, Rabu (22/5) inflow asing juga masuk sebesar Rp1,5 triliun, dan kemudian Rp300 miliar pada Selasa (22/5).

Menurut Perry, hal itu meru­pa­kan bukti kepercayaan investor ter­hadap pasar Indonesia serta sekali­gus menciptakan stabilitas di pasar keuangan Indonesia.

“Tiga hari terakhir pasar uang dan valas bergerak normal. Konfiden (kepercayaan diri) asing dan para pelaku usaha membaik,” tuturnya.

Untuk menjaga stabilitas, BI terus berupaya untuk tetap berada di pasar serta melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai dengan fundamental.

“BI akan terus berada di pasar dan melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai dengan fundamental apabila diperlukan, baik intervensi valas maupun pembelian surat berharga negara (SBN) melalui pasar sekunder,” tuturnya.

Perry menambahkan pihaknya juga berterima kasih kepada kalangan pengusaha, eksportir, dan perbankan yang berperan aktif dalam pasar valas. Dengan begitu, mendukung pergerak­an nilai tukar yang stabil dan mengalami penguatan.

Rupiah menguat
Nilai tukar (kurs) ru­piah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan kemarin menguat yang didorong aksi jual dolar AS besar-besaran oleh investor.

Rupiah kemarin petang ditutup menguat 88 poin atau 0,61% menjadi 14.392 per dolar AS dari sebelumnya 14.480 per dolar AS.

“Adanya penjualan dolar secara be­­sar-besaran yang dilakukan oleh para investor, khususnya para pengusaha dan perbankan yang juga aktif di dalam pasar valas sehingga mendukung pergerakan nilai tukar yang stabil dan mengalami penguatan,” ungkap Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi seperti dikutip dari Antara, Jumat (24/5).


Selain itu, penguatan rupiah juga dito­pang oleh komitmen BI yang juga akan terus berada di pasar dan akan melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai fundamental apabila diperlukan, baik melalui intervensi di valas maupun pembelian SBN dari pasar sekunder.

Selain penguatan rupiah, performa indeks harga saham gabungan (IHSG) kemarin juga masih impresif, dengan tetap bertengger di zona hijau. Dibuka menguat 0,16% ke level 6.042,58, IHSG semakin memperlebar penguatannya dan berhasil ditutup naik 0,41% menjadi 6.057,354 pada penutupan perdagangan bursa.

IHSG sempat menyentuh ke level tertinggi di posisi 6.080 dan level terendah di 6.037.

Sementara itu, volume perdagangan saham tercatat sebanyak 15,8 miliar lembar senilai Rp7,5 triliun. Sebanyak 212 saham menguat, 183 saham melemah, 136 saham stagnan, dan terjadi 360.007 kali transaksi. (E-3)

BERITA TERKAIT