24 May 2019, 19:50 WIB

Pelabuhan Boom Baru Palembang Siap Hadapi Lonjakan Penumpang


Dwi Apriani | Nusantara

Ist
 Ist
 Kawasan Boom Baru Palembang  

TINGGINYA harga tiket maskapai pesawat di Tanah Air diprediksi akan berimbas pada tingkat keterisian penumpang. Masyarakat diprediksi akan memilih moda transportasi lain dibanding harus mengeluarkan uang cukup besar untuk membeli tiket pesawat. Salah satu moda transportasi yang dipilih diantaranya moda transportasi kapal.

Menanggapi hal itu, General Manager PT Pelabuhan Indonesia II Cabang Palembang, Agus Edi Santoso, menuturkan, pihaknya sudah bersiap menghadapi arus mudik dan arus balik. Untuk tahun ini, kepadatan arus penumpang menjelang Lebaran diprediksi pihaknya akan terjadi H-7 Lebaran.

"Tahun ini harga tiket pesawat kan terbilang tinggi, kami yakin akan ada peningkatan jumlah penumpang atau pengguna jasa kapal cepat di Pelabuhan Boom Baru ini," kata Agus, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, berdasar catatan tahun lalu jumlah penumpang di Pelabuhan Boom Baru sebanyak 62.000 orang per tahunnya. Namun diprediksi tahun ini akan terjadi lonjakan, diyakini akan mencapai 80.000 orang penumpang per tahun.

Karena telah diprediksi akan terjadi peningkatan jumlah penumpang, pihaknya sudah mengantisipasi hal tersebut. Pertama, meningkatkan pelayanan bagi para penumpang di antaranya dengan mempersiapkan sumber daya manusia.


Baca juga: Angkutan Laut Jadi Favorit Pemudik


Kedua, menambah fasilitas pelayanan seperti memperbaiki ruang tunggu penumpang, menambah jumlah kursi tunggu yang semula hanya mampu menampung 200 penumpang kini sudah bisa menampung 300 penumpang. Juga pihaknya melengkapi fasilitas lain seperti area bermain anak, nursery room, dan sebagainya.

Kemudian menerapkan auto gate system dengan memanfaatkan teknologi tinggi.

"Dengan begini, para pengantar penumpang tidak bisa masuk hingga ke ruang tunggu, melainkan hanya sampai batas pintu depan. Karena hanya penumpang yang memiliki tiket yang bisa masuk. Ini juga demi kenyamanan dan keamanan bagi penumpang itu sendiri," kata dia.

Ketiga, pihaknya juga membuka posko arus mudik dan arus balik di halaman pelabuhan Boom Baru tersebut. Posko tersebut merupakan posko pelayanan pemudik, baik informasi ataupun kesehatan dan sebagainya.

"Kita bekerja sama dengan kepolisian, TNI, dinas kesehatan, dan lainnya untuk bersinergis memberikan pelayanan bagi masyarakat yang hendak mudik," kata dia.

Tidak hanya itu, Agus menuturkan, sebagai antisipasi lonjakan penumpang, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan pemilik moda transportasi dan akan ada penambahan sejumlah unit kapal di pelabuhan tersebut.

"Contohnya,  nantinya akan ada 3 kapal dalam sehari yang akan mengangkut penumpang yang hendak ke Bangka," tandasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT