Menpora Buka Turnamen Catur Cepat Ramadan


Penulis: Cahya Mulyana - 24 May 2019, 15:45 WIB
MI/M Taufan SP Bustan
 MI/M Taufan SP Bustan
 Menpora Imam Nahrawi 

TURNAMEN Catur Cepat Ramadan digelar dan diikuti 225 peserta. Ajang tersebut diharapkan menjadi jembatan untuk menghadirkan kompetisi lebih besar dan rutin. Turnamen itu berlangsung mulai 23 hingga 24 Mei 2019 di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta.

"Saya ucapkan selamat atas di gelarnya Turnamen ini. Acara ini sangat luar biasa dan cukup eksis selama 10 tahun. Terus terang kepemimpinan Pak Utut ini membuktikan bahwa kemandirian Percasi betul-betul dibuktikan dan mendapat respon yang positif dari pemerintah dan dunia usaha.Kita tahu dari sisi kualitas tidak diragukan lagi," ucap Menpora Imam Nahrawi didampingi Ketua Umum Percasi Grand Master (GM) Utut Adianto.

Imam menjelaskan dalam situasi sekarang ini bangsa Indonesia sedang menghadapi gejolak politik banyak orang yang takut dan khawatir, namun turnamen catur  ini bisa berjalan dengan baik.

"Saya  sangat yakin kenapa ini berjalan dengan baik, karena tidak hanya keyakinan ketua umum yang mengambil keputusan tetap jalan tapi para peserta datang ke sini tidak sendirian, para peserta dikawal oleh benteng-benteng yang kuat dan  kuda-kuda yang hebat," ujarnya.

Baca juga: Susanto dan Medina ke Piala Dunia Catur

"Bertandinglah dengan sportivitas dan semangat menghargai. Ketika kita belum berhasil tentu kita menghormati yang menang, ketika kita menang tidak jumawa tapi datang menghampiri yang kalah untuk menyemangati. Itulah sesungguhnya nilai sportivitas dan  nilai fairplay dan ini  akan terus kita  kawal selama-lamanya," tambahnya.

Sementara itu, Utut mengucapkan terima kasih kepada Menpora yang sudah mendukung catur dan mudah-mudahan catur bisa berprestasi lebih baik lagi. Turnamen catur cepat Ramadan kali ini bisa berlangsung walaupun di tengah situasi politik yang sedang panas. Namun demikian para peserta sebanyak  50 orang mengundurkan diri dari jumlah 275 sehingga peserta yang ikut lomba catur ini menjadi 225 orang. (OL-7)

BERITA TERKAIT